JABAR EKSPRES – Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Situwangi, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB), berdiri di atas bukit yang jauh dari permukiman warga.
Lokasinya berada di kawasan terbuka yang dikelilingi hamparan sawah dan hutan. Bangunan koperasi tersebut itupun viral di media sosial yang memperlihatkan lokasinya di atas bukit.
Kepala Desa Situwangi, Uus Abdurohman, mengatakan pemilihan lokasi tersebut didasari keterbatasan lahan desa yang memenuhi persyaratan pembangunan koperasi. Lahan yang digunakan merupakan lapangan sepak bola dengan luas keseluruhan sekitar lima hektare.
Baca Juga:Pembangunan KDKMP di Bandung Barat Terkendala LahanWarga Berharap Gas LPG dan Beras Murah di KDKMP Padalarang Tetap Tersedia
“Karena persyaratannya harus berada di tanah carik desa, sementara lahan yang tersedia hanya itu. Awalnya, lokasi tersebut merupakan lapangan sepak bola,” kata Uus saat dikonfirmasi, Jumat (23/10/2026).
Dari total lahan seluas lima hektare, hanya sekitar satu hektare yang dialokasikan untuk pembangunan dan pengelolaan koperasi. Sementara itu, sisa lahan direncanakan untuk pengembangan kegiatan usaha yang dapat mendorong perekonomian masyarakat.
Uus memastikan pemerintah desa tetap berencana menyediakan lapangan sepak bola pengganti agar warga memiliki fasilitas untuk berolahraga.
“Nanti dibuat lagi lapangan sepak bolanya. Lahan ini luasnya lima hektare, sedangkan yang dikelola koperasi baru satu hektare,” jelasnya.
Terkait operasional, Uus menyebut pembangunan fisik gerai KDKMP telah rampung sejak Juli 2026. Namun, koperasi tersebut belum mulai beroperasi karena masih menunggu pemenuhan kebutuhan barang untuk mengisi gerai.
“Bangunannya sudah selesai sejak Juli. Sekarang tinggal menunggu operasionalnya,” ujar Uus.
Ia menjelaskan, bangunan dan fasilitas pendukung telah tersedia, begitu pula kepengurusan koperasi. Saat ini, persiapan difokuskan pada pengadaan barang dagangan dengan target pemenuhan kebutuhan tersebut rampung pada akhir tahun.
Baca Juga:Wamendagri Bima Tinjau KDKMP Dayeuhkolot, Warga Bisa Bayar Listrik hingga Beli TokenKDKMP Diminta Jadi Etalase Produk UMKM Lokal di Desa
“Bangunan dan perlengkapan lainnya sudah lengkap. Pengurusnya juga sudah terbentuk, jadi sekarang tinggal menunggu barang-barang untuk mengisi gerai,” katanya.
Selain untuk koperasi, pemerintah desa berencana mengembangkan sisa lahan menjadi kawasan usaha yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Pengembangan tersebut diharapkan mampu menarik pelaku usaha sekaligus membuat kawasan itu lebih ramai.
Uus mengatakan sebagian lahan nantinya akan disewakan kepada pengusaha dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk membuka usaha, seperti rumah makan dan gazebo.
