JABAR EKSPRES – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya meninjau Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Cangkuang Wetan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Kamis (15/10/2026).
Koperasi ini menyediakan layanan kelistrikan PLN, mulai dari pembelian token hingga pembayaran tagihan listrik.
Bima mengatakan, sebanyak 107 titik KDKMP dikunjungi para menteri dan wakil menteri untuk memastikan program berjalan lancar dengan dukungan berbagai pihak.
Baca Juga:Kopdes Merah Putih Diklaim Efisiensi Anggaran Subsidi hingga Rp150 T per Tahun, Benarkah? Utang Kopdes Bakal Dibayar Pakai Dana Desa, Tak Ganggu Pembangunan?
“Hari ini, 107 titik dikunjungi oleh para menteri dan wamen. Kita pastikan KDKMP berjalan dengan lancar dengan dukungan semua pihak,” kata Bima.
Menurutnya, keberhasilan KDKMP bergantung pada kolaborasi kepala desa, ketua koperasi, dan manajer, serta dukungan BUMN untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Di KDKMP Cangkuang Wetan, dukungan tersebut terlihat dari layanan PLN untuk pembelian token dan pembayaran listrik, beras SPHP dari Bulog, serta pasokan gas dari Pertamina. Koperasi itu juga menyediakan kendaraan untuk mengangkut dan mendistribusikan barang sesuai pesanan warga.
Bima menegaskan, KDKMP bukan toko ritel seperti minimarket, melainkan infrastruktur pemerintah untuk menyalurkan bantuan dan barang bersubsidi kepada masyarakat.
“Ini adalah infrastruktur pemerintah untuk menyalurkan bantuan pemerintah dan barang-barang bersubsidi,” tegasnya.
Ia mengatakan, pemerintah akan mengevaluasi pelaksanaan program, terutama terkait ketersediaan barang dan kelancaran pasokan.
Dalam kunjungan ke sejumlah titik, terdapat masukan mengenai kebutuhan tambahan gas dan obat-obatan.
Baca Juga:Terhambat Lahan, Pembangunan 25 Gerai Kopdes Merah Putih di Kota Banjar Baru 6 UnitPemkab KBB Gandeng Perum Bulog dan PT Pertamina untuk Optimalkan Kopdes Merah Putih
“Nanti pasti kita akan evaluasi untuk kembali memperbaiki untuk suplainya,” pungkas Bima.
Sementara itu, Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), M. Fahrur Rozy, mengatakan seluruh 107 lokasi KDKMP yang dikunjungi pada hari itu sudah dapat melayani pembelian token listrik dan pembayaran rekening listrik.
“Jadi, warga kalau ingin membeli token listrik, membayar rekening listrik bisa dilakukan di KDKMP. Ini merupakan kolaborasi yang dilakukan PLN untuk mendukung program pemerintah,” ujar Fahrur.
Ia berharap, ke depan seluruh KDKMP dapat menyediakan layanan pembayaran listrik sehingga masyarakat lebih mudah membeli token maupun membayar tagihan melalui koperasi.
