JABAR EKSPRES – Target pembangunan 165 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih jauh dari tuntas.
Hingga kini, baru 65 gerai yang selesai dibangun, sedangkan 78 unit lainnya belum terealisasi akibat persoalan lahan.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) KBB, Sri Dustirawati, mengatakan, dari total target tersebut, sebanyak 22 gerai lainnya masih dalam proses pembangunan.
Baca Juga:Kopdes Merah Putih Diklaim Efisiensi Anggaran Subsidi hingga Rp150 T per Tahun, Benarkah? Utang Kopdes Bakal Dibayar Pakai Dana Desa, Tak Ganggu Pembangunan?
“Sebanyak 65 unit telah mencapai progres pembangunan 100 persen, sebanyak 22 unit masih dalam proses pembangunan, dan sebanyak 78 unit belum terbangun,” ujar Sri saat dikonfirmasi, Senin (19/20/2026).
Ia menjelaskan, ketersediaan lahan menjadi kendala utama dalam merealisasikan pembangunan puluhan gerai KDMP. Lahan yang disiapkan harus memiliki status yang jelas, memenuhi persyaratan teknis, serta memperhatikan aspek keselamatan.
“Lokasi pembangunan harus memiliki status lahan yang jelas, sesuai dengan persyaratan teknis, serta memperhatikan aspek keselamatan. Karena itu, penyediaan lahan yang memenuhi seluruh ketentuan menjadi salah satu tantangan dalam percepatan pembangunan gerai KDMP,” paparnya.
Pemkab Bandung Barat, lanjut Sri, terus melakukan koordinasi dan fasilitasi untuk membantu mengatasi kendala tersebut. Pendampingan serta pemantauan juga dilakukan agar pembangunan dapat berjalan secara bertahap sesuai kondisi di lapangan.
Di tengah pembangunan yang belum tuntas, Pemkab Bandung Barat juga menyiapkan sumber daya manusia untuk mendukung operasionalisasi koperasi.
“Hingga saat ini, sebanyak 76 manajer ditempatkan di KDKMP wilayah Bandung Barat,” katanya.
Menurut Sri, para manajer diharapkan mampu mengelola koperasi secara profesional dan berkelanjutan. Mereka juga perlu memahami potensi ekonomi wilayah, membangun kemitraan, mengelola risiko usaha, serta mengembangkan kegiatan ekonomi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Baca Juga:Terhambat Lahan, Pembangunan 25 Gerai Kopdes Merah Putih di Kota Banjar Baru 6 UnitPemkab KBB Gandeng Perum Bulog dan PT Pertamina untuk Optimalkan Kopdes Merah Putih
“Untuk memperkuat kesiapan pengelola, Dinas Koperasi dan UMKM Bandung Barat juga telah melaksanakan pendidikan dan pelatihan (diklat) serta uji kompetensi bagi pengurus dan pengawas KDMP,” jelasnya.
Sri menilai, kompetensi sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang keberhasilan koperasi. Dengan pengelolaan yang baik, KDMP diharapkan tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga mampu memperkuat usaha masyarakat dan menciptakan nilai tambah dari potensi ekonomi lokal.
