Genjot Pengolahan Sampah dari Rumah, DLH Cimahi Bidik Pengurangan Sampah 60 Persen

Genjot Pengolahan Sampah dari Rumah, DLH Cimahi Bidik Pengurangan Sampah 60 Persen
Ilustrasi pengolahan sampah. (Foto: ANTARA)
0 Komentar

Chanifah memperkirakan tingkat pengolahan sampah masyarakat saat ini baru berkisar 10–20 persen. Oleh karena itu, DLH Kota Cimahi terus mendorong keterlibatan masyarakat dan kelurahan dalam program pengurangan sampah.

Melalui program Sapu Jagat, Pemkot Cimahi akan menyusun pembagian peran antara kelurahan, masyarakat, dan DLH dalam menangani persoalan sampah.

Chanifah menyebut, kelurahan bersama masyarakat ditargetkan mampu menangani sekitar 60 persen dari total sampah. Sementara itu, sisa sampah yang belum dapat diselesaikan di tingkat sumber akan ditangani melalui sistem pelayanan persampahan pemerintah daerah.

Baca Juga:Bakar Sampah Berujung Hanguskan Kios Pandai Besi di Cintawana-Tasikmalaya, Kerugian Capai Puluhan JutaNgatiyana Ancam Sanksi Pembuang Sampah Sembarangan di Cimahi

Strategi tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap TPA Sarimukti, terutama di tengah kebijakan pembatasan kuota pembuangan sampah.

Selain penguatan pengelolaan dari sumber, DLH juga terus mengoptimalkan fasilitas pengolahan sampah yang sudah tersedia.

Upaya menjaga kebersihan Kota Cimahi juga dilakukan melalui kegiatan kerja bakti massal. Dalam kegiatan yang berlangsung pada Kamis dan Jumat sebelumnya, volume sampah yang berhasil dikumpulkan dan diangkut diperkirakan bertambah sekitar 50 ton.

Chanifah mengatakan kegiatan tersebut akan dilaksanakan secara rutin setiap pekan sesuai arahan Wali Kota Cimahi.

“Kita akan terus rutin setiap minggu, tadi instruksi Pak Wali Kota sudah jelas. Setiap minggu kita akan rutin melakukan itu,” ujarnya.

Kegiatan kerja bakti diharapkan tidak hanya membantu membersihkan lingkungan, tetapi juga mendukung pengendalian volume sampah yang masuk ke TPA Sarimukti.

Di sisi lain, Pemkot Cimahi juga melakukan pembenahan fasilitas pengolahan sampah. Salah satunya melalui perbaikan fasilitas di Santiong, baik pada bangunan maupun peralatan pendukungnya, agar kapasitas penanganan sampah dapat ditingkatkan.

Baca Juga:KDM Soroti Sungai Cimahi yang Kumuh, Ngatiyana Minta Warga Tak Buang Sampah SembaranganDiduga Lalai Bakar Sampah, TPS di Cimahi Utara Dilalap Api

DLH juga berencana menambah pelayanan pengolahan sampah di wilayah Cigugur dengan menyiapkan satu tempat pengolahan sampah yang dilengkapi satu set peralatan pengolah.

Selain Cigugur, fasilitas di Santiong bagian bawah juga akan dilengkapi satu set peralatan pengolahan sampah. Adapun sejumlah lokasi lain, seperti Utama, Cikugur, dan Melong, telah memiliki fasilitas yang akan terus dioptimalkan.

Chanifah menambahkan, cakupan pelayanan persampahan juga akan diperluas. Sampah dari Kelurahan Cimahi dan Padasuka direncanakan turut diarahkan ke fasilitas Santiong.

0 Komentar