KDM Soroti Sungai Cimahi yang Kumuh, Ngatiyana Minta Warga Tak Buang Sampah Sembarangan

KDM Soroti Sungai Cimahi yang Kumuh, Ngatiyana Minta Warga Tak Buang Sampah Sembarangan
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Bersama Wali Kota Cimahi, Ngatiyana saat Sidak Kondisi Sungai di Kota Cimahi (Doc. Screenshot YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kondisi Sungai Cimahi di depan Pasar Antri Baru yang kotor dan kumuh menjadi perhatian Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Saat melakukan inspeksi mendadak (sidak), Senin, 12 Oktober 2026, Dedi mempertanyakan kejelasan kewenangan pengelolaan sungai tersebut kepada Wali Kota Cimahi Ngatiyana.

Dedi, yang akrab disapa KDM, juga menyoroti keberadaan petugas yang bertanggung jawab menjaga kebersihan sungai. Ia menilai kondisi sungai yang dipenuhi kotoran itu membutuhkan penanganan serius agar kebersihan lingkungan tetap terjaga.

“Sungai apa ini, kewenangan sungai ini siapa?” ujar Dedi saat meninjau lokasi.

Baca Juga:Mayoritas Rampung, Perbaikan Drainase Cimahi Ditargetkan Tuntas Awal NovemberSidak Underpass Cimahi, Dedi Mulyadi Temukan Upah Pekerja Disunat?

Melihat kondisi sungai yang dinilainya masih kotor, KDM menegaskan perlunya petugas khusus untuk membersihkan aliran sungai secara rutin.

“Kotor banget, harus ada petugas pembersih sungai,” tegasnya.

Menanggapi persoalan kebersihan sungai di Cimahi, Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan pemerintah kota tengah melakukan pembersihan di sejumlah titik. Upaya tersebut mencakup kawasan Cimahi Mall, Alun-alun Cimahi, dan beberapa lokasi lainnya.

“Kita barusan ngecek lagi di lapangan pembersihan-pembersihan di sungai, baik itu sungai di kawasan Cimahi Mall, kemudian alun-alun dan semuanya, kita bersihkan,” kata Ngatiyana setelah meninjau lokasi rumah korban bencana di RT 03 RW 011, Cibabat, Cimahi Utara, Rabu, 14 Oktober 2026.

Ngatiyana mengatakan, upaya menjaga kebersihan sungai tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Peran masyarakat diperlukan untuk memastikan lingkungan tetap bersih sekaligus mengurangi risiko banjir saat hujan turun.

Ia mengimbau warga agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke aliran sungai. Menurut dia, sampah yang menumpuk dapat mengganggu aliran air dan berpotensi menimbulkan banjir yang merugikan masyarakat.

“Sampai saat ini juga kami mohon kepada seluruh masyarakat Kota Cimahi, ayo kita bersama-sama kita rawat, kita wilayah kita, lingkungan kita semuanya sehingga janganlah membuang sampah di sembarang tempat,” ujar Ngatiyana.

Ia kembali mengingatkan warga agar tidak menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah. Sebab, dampak banjir tidak hanya mengganggu aktivitas, tetapi juga dapat merugikan warga yang tinggal di sekitar aliran sungai.

Baca Juga:Buka Festival Sepak Bola Pelajar, Ngatiyana Dorong Atlet Muda Cimahi Berprestasi dan Pembentukan KarakterDiduga Lalai Bakar Sampah, TPS di Cimahi Utara Dilalap Api

“Janganlah membuang sampah di sungai yang akhirnya nanti kalau hujan akan terjadi banjir, kasihan juga warga kita kalau kebanjiran,” katanya.

0 Komentar