Bakar Sampah Berujung Hanguskan Kios Pandai Besi di Cintawana-Tasikmalaya, Kerugian Capai Puluhan Juta

Bakar Sampah Berujung Hanguskan Kios Pandai Besi di Cintawana-Tasikmalaya, Kerugian Capai Puluhan Juta
Petugas Damkar saat mencoba memadamkan kebakaran di Kampung Cintawana RT 010/RW 004, Desa Cikunten, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (17/10/2026). Foto: Dok. Damkar
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kebakaran yang diduga berawal dari aktivitas membakar sampah melalap rumpun bambu dan kios pandai besi di Jalan Raya Singaparna-Mangunreja, tepatnya di Kampung Cintawana RT 010/RW 004, Desa Cikunten, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (17/10/2026) petang.

Kobaran api yang membesar dengan cepat tidak hanya menghanguskan bangunan tempat usaha pandai besi, tetapi juga sempat melumpuhkan arus lalu lintas di jalur utama penghubung Tasikmalaya-Garut dari kedua arah. Petugas kepolisian lalu lintas turun tangan mengatur kendaraan agar kepadatan tidak berlarut-larut.

Lokasi kebakaran berada di sekitar eks Rumah Makan Asep Stroberi. Api diduga bermula dari pembakaran sampah di lahan kosong, kemudian menjalar ke ilalang kering, rumpun bambu, hingga bangunan kios di sekitarnya.

Baca Juga:Dua Rumah dan Kandang Ternak di Tasikmalaya Ludes Terbakar, 12 Ekor Domba Mati TerpanggangPetugas Gabungan Damkar Ciamis Padamkan Kebakaran Hutan Jati di Pamarican, Satu Hektare Lahan Perhutani Ludes

Kepala UPTD Pemadam Kebakaran Kabupaten Tasikmalaya, Agus Toni, dalam keterangannya Minggu (18/10/2026), menyampaikan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran adalah aktivitas pembakaran sampah yang membuat api menyebar ke area sekitar.

Berdasarkan laporan kajian cepat Damkar, peristiwa tersebut pertama kali diketahui Iis, pemilik warung yang berada tepat di samping lokasi kejadian. Saat sedang menunggu warungnya, ia mendengar suara letusan api dari arah bawah bangunan kios pandai besi.

Ketika memeriksa ke luar, Iis melihat percikan api dari lahan kosong di belakang kios. Api kemudian membesar dan menjalar ke area sekitar, termasuk kebun bambu yang berada tidak jauh dari bangunan.

Iis segera memberitahukan kejadian tersebut kepada warga. Puluhan warga yang berdatangan sempat berupaya memadamkan api menggunakan air dan ember. Namun, banyaknya ilalang serta material yang mudah terbakar membuat kobaran api semakin sulit dikendalikan.

Api kemudian merambat ke rumpun bambu dan menyambar bangunan usaha pandai besi. Besarnya kobaran api membuat petugas gabungan harus mengerahkan sejumlah kendaraan untuk menjinakkan si jago merah.

Dalam laporan awal yang ditayangkan Jabar Ekspres pada Sabtu malam, kebakaran masih berlangsung hingga pukul 18.40 WIB. Pada saat bersamaan, arus kendaraan di jalur Tasikmalaya-Garut dilaporkan sempat lumpuh total akibat penanganan kebakaran dan kondisi di sekitar lokasi.

Ketua Forum Koordinasi Taruna Siaga Bencana (FK Tagana) Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya, membenarkan peristiwa tersebut. Tagana turut melakukan penanganan di lokasi, termasuk membantu mensterilkan area untuk mencegah api meluas ke kawasan sekitarnya.

0 Komentar