JABAR EKSPRES – Perumdam Tirta Anom Kota Banjar mengumumkan bahwa pasokan air bersih ke tiga wilayah pelanggan berpotensi terganggu pada Jumat (16/10/2026).
Gangguan ini terjadi karena pekerjaan teknis pemasangan pompa air baku No. 2 dan No. 3 di bangunan sadap (intake) Balokang Patrol.
Kepala Bagian Hubungan Pelanggan (Kabag Hublang) Perumdam Tirta Anom Kota Banjar, Euis Tresna Ekayanti, mengatakan bahwa selama pengerjaan, pasokan air ke rumah pelanggan di wilayah terdampak akan mengalami penurunan debit hingga penghentian sementara.
Baca Juga:ATM Emas Bank Mandiri Region VI/Jawa 1 Kini Hadir di Surapati dan Soekarno Hatta BandungKPAID Tasikmalaya Ingatkan Bahaya Medsos Usai Siswi SMK Diduga Jadi Target Pengantin Pesanan
Wilayah yang terdampak meliputi Banjar Barat, Situbatu, dan Banjar Selatan 1 (Binangun).
“Pekerjaan teknis ini dijadwalkan berlangsung Jumat. Selama proses pengerjaan, pasokan air bersih ke rumah pelanggan di wilayah terdampak diperkirakan mengalami penurunan debit hingga penghentian sementara,” ujar Euis.
Intake Balokang Patrol merupakan infrastruktur kunci dalam sistem penyediaan air bersih Perumdam Tirta Anom.
Bangunan sadap ini berfungsi untuk menangkap air baku dari sumber air, yang selanjutnya dialirkan ke instalasi pengolahan air sebelum didistribusikan ke pelanggan.
Pemasangan pompa air baku No. 2 dan No. 3 bertujuan untuk meningkatkan kapasitas penyadapan air baku, sehingga pasokan air bersih ke masyarakat dapat ditingkatkan.
Selama proses pemasangan pompa, aliran air baku dari intake ke instalasi pengolahan terganggu. Akibatnya, volume air yang dapat diolah dan didistribusikan berkurang. Perumdam Tirta Anom telah mengidentifikasi tiga wilayah yang akan merasakan dampak paling langsung, yaitu Banjar Barat, Situbatu, dan Banjar Selatan 1 (Binangun).
Pelanggan di wilayah-wilayah tersebut diimbau untuk bersiap menghadapi kemungkinan penurunan debit atau penghentian sementara pasokan air.
Baca Juga:Wajib Halal 2026 Jadi Peluang Industri Nasional Tingkatkan Daya SaingKomdigi Susun Formula Tarif Pengantaran Barang dan Makanan, Target Terbit Akhir 2026
Euis mengimbau kepada seluruh pelanggan di wilayah terdampak untuk menampung air secukupnya sebelum pengerjaan dimulai. Langkah ini penting agar kebutuhan air bersih sehari-hari tetap terpenuhi selama pasokan terganggu.
“Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan yang berada di wilayah terdampak agar menampung air secukupnya,” imbaunya.
Perumdam Tirta Anom Kota Banjar menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat pekerjaan ini.
“Kami berkomitmen menyelesaikan pekerjaan secepat mungkin agar aliran air kembali normal. Kami juga mengingatkan pelanggan untuk menggunakan air secara bijak selama masa pemulihan dan menghubungi layanan pelanggan jika memerlukan informasi lebih lanjut,” terangnya. (CEP)
