Komitmen Lestarikan Warisan Budaya, Disarpusda Cimahi Ikuti Sosialisasi Digitalisasi Naskah Kuno

Komitmen Lestarikan Warisan Budaya, Disarpusda Cimahi Ikuti Sosialisasi Digitalisasi Naskah Kuno
Sekretaris Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Cimahi, Niagara Rahardja dan Kepala Bidang Perpustakaan Disarpusda Kota Cimahi, Rusli Sudarmadi Bersama Mang Ujang saat Menghadiri Kegiatan Sosialisasi Identifikasi, Pendaftaran, dan Digitalisasi Naskah Kuno Nusantara (mong)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pelestarian naskah kuno tak cukup hanya dengan menyimpan dokumen bersejarah. Identifikasi, pendataan, hingga digitalisasi diperlukan agar pengetahuan dan kearifan lokal yang terkandung di dalamnya tidak hilang ditelan zaman. Upaya tersebut mulai menjadi perhatian Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Disarpusda) Kota Cimahi.

Sekretaris Disarpusda Kota Cimahi, Niagara Rahardja, bersama Kepala Bidang Perpustakaan, Rusli Sudarmadi, menghadiri Sosialisasi Identifikasi, Pendaftaran, dan Digitalisasi Naskah Kuno Nusantara di Pondok Rasamala, Jalan Raya Pangalengan, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung.

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Bandung itu diikuti 125 peserta dari berbagai unsur. Mereka terdiri atas perwakilan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Barat, dinas perpustakaan dan kearsipan kabupaten/kota, pengelola naskah kuno, Komunitas Pancanaka, Duta Baca, Bunda Literasi, hingga Bunda Arsip.

Baca Juga:Wajib Halal 2026 Jadi Peluang Industri Nasional Tingkatkan Daya SaingKomdigi Susun Formula Tarif Pengantaran Barang dan Makanan, Target Terbit Akhir 2026

Sosialisasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan pemahaman sekaligus mendorong langkah konkret dalam mengidentifikasi, mendata, mendaftarkan, dan mendigitalisasi naskah kuno Nusantara. Pendataan menjadi tahap penting untuk mengetahui keberadaan naskah sekaligus mendokumentasikan nilai sejarah, pengetahuan, dan kearifan lokal yang terkandung di dalamnya.

Sekretaris Disarpusda Kota Cimahi Niagara Rahardja mengatakan, pelestarian naskah kuno perlu memadukan metode konvensional dengan pemanfaatan teknologi digital. Dengan pendekatan tersebut, warisan intelektual Nusantara diharapkan tetap terjaga sekaligus lebih mudah diakses masyarakat.

“Identifikasi, pendataan, pendaftaran, dan digitalisasi naskah kuno merupakan langkah penting dalam menjaga warisan intelektual dan budaya Nusantara. Melalui kegiatan ini, kita dapat meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya mendokumentasikan naskah kuno secara terarah agar nilai sejarah, pengetahuan, dan kearifan lokal yang terkandung di dalamnya dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujar Niagara kepada Jabar Ekspres, Kamis, 15 Oktober 2026.

Menurut dia, perkembangan teknologi membuka peluang bagi perpustakaan untuk memperluas akses terhadap sumber pengetahuan. Namun, digitalisasi tetap harus berjalan beriringan dengan perlindungan dan perawatan naskah asli agar dokumen bersejarah tersebut tidak mengalami kerusakan.

Sebagai tindak lanjut sosialisasi, Disarpusda Kota Cimahi berencana menelusuri dan mendata potensi naskah kuno yang berada di tengah masyarakat. Upaya ini akan dilakukan melalui kerja sama dengan komunitas sejarah, budayawan, tokoh masyarakat, serta pihak terkait lainnya.

0 Komentar