Komitmen Lestarikan Warisan Budaya, Disarpusda Cimahi Ikuti Sosialisasi Digitalisasi Naskah Kuno

Komitmen Lestarikan Warisan Budaya, Disarpusda Cimahi Ikuti Sosialisasi Digitalisasi Naskah Kuno
Sekretaris Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Cimahi, Niagara Rahardja dan Kepala Bidang Perpustakaan Disarpusda Kota Cimahi, Rusli Sudarmadi Bersama Mang Ujang saat Menghadiri Kegiatan Sosialisasi Identifikasi, Pendaftaran, dan Digitalisasi Naskah Kuno Nusantara (mong)
0 Komentar

Mang Ujang merupakan penyalin naskah kuno yang dokumentasi naskahnya saat ini tersimpan di Perpustakaan Umum Kota Cimahi. Ia menilai keterlibatan pemerintah dapat memperkuat upaya pelestarian karya-karya bersejarah yang berkembang di masyarakat.

“Kami amat sangat mendukung positif kegiatan sosialisasi ini dan mengapresiasi tinggi kehadiran serta komitmen Disarpusda Kota Cimahi,” ujarnya.

Ia mengatakan, dukungan pemerintah menjadi dorongan bagi para penulis dan pengelola naskah kuno di daerah. Kehadiran pemerintah juga dinilai penting untuk memastikan pengetahuan lokal tidak berhenti sebagai peninggalan masa lalu.

Baca Juga:Wajib Halal 2026 Jadi Peluang Industri Nasional Tingkatkan Daya SaingKomdigi Susun Formula Tarif Pengantaran Barang dan Makanan, Target Terbit Akhir 2026

“Kehadiran pemerintah secara langsung membuktikan adanya kepedulian nyata dalam menyelamatkan karya-karya sejarah dan memastikan pengetahuan lokal dapat terdigitalisasi serta diakses secara luas oleh generasi penerus,” kata Mang Ujang.

Keikutsertaan Disarpusda Kota Cimahi dalam sosialisasi tersebut diharapkan memperkuat kapasitas aparatur sekaligus memperluas jejaring kerja sama di bidang perpustakaan dan kearsipan. Pengetahuan yang diperoleh akan menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun program pelestarian bahan perpustakaan yang memiliki nilai sejarah.

Kolaborasi pemerintah, komunitas budaya, dan masyarakat menjadi salah satu kunci agar upaya pelestarian naskah kuno berjalan berkelanjutan. Dengan demikian, perpustakaan tidak hanya menjadi tempat penyimpanan koleksi, tetapi juga ruang untuk merawat pengetahuan dan menghidupkan kembali sejarah lokal. (Mong)

0 Komentar