JABAR EKSPRES – Seluruh laporan kasus orang hilang yang ditangani Polres Tasikmalaya dalam dua bulan terakhir berhasil diungkap.
Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Heru Samsul Bahri mengatakan seluruh kasus orang hilang yang ditangani dalam periode tersebut berhasil ditemukan dalam waktu kurang dari 24 jam sejak laporan diterima.
Ia mengungkapkan bahwa, kecepatan respons polisi, informasi dari keluarga, hingga koordinasi lintas wilayah menjadi kunci di balik capaian tersebut.
Baca Juga:Kondisi Remaja Hilang Asal Tasikmalaya Berangsur Membaik, Polisi Ungkap Fakta Nama Fiktif di Apartemen PIK 2Siswi SMK Tasikmalaya yang Hilang 6 Hari Ditemukan di Lantai 33 Apartemen Tangerang
“Alhamdulillah, di masa kepemimpinan Pak Kapolres AKBP Ade Papa Rihi, semuanya terungkap. Atas arahan beliau juga, anggota bergerak cepat,” kata Heru, Rabu (14/10/2026).
Menurut Heru, kecepatan keluarga dalam menyampaikan laporan sangat menentukan proses pencarian. Informasi mengenai aktivitas terakhir, latar belakang, serta kondisi orang yang dilaporkan hilang menjadi petunjuk awal bagi polisi untuk menentukan langkah penyelidikan.
Namun, informasi tersebut harus diimbangi dengan upaya pencarian yang proaktif dan profesional agar keberadaan korban bisa segera diketahui.
“Keterangan dan latar belakang orang yang hilang sangat penting. Ditambah upaya kepolisian yang proaktif dan profesional, itu menjadi kunci keberhasilan pencarian,” ujarnya.
Kanit PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya, Aiptu Josner Ringgo, menambahkan bahwa pihaknya juga memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk satuan kepolisian di wilayah lain.
“Kami tidak segan berkoordinasi dengan stakeholder lain, termasuk satuan atas. Anggota juga turun ke lapangan dengan cepat dan tepat sehingga beberapa korban bisa segera ditemukan dan diselamatkan,” kata Josner.
Sedikitnya tiga kasus orang hilang menjadi gambaran penanganan tersebut. Mulai dari remaja yang ditemukan di apartemen mewah di Tangerang, mahasiswi yang terlacak hingga Lampung, hingga ibu rumah tangga yang keberadaannya ternyata jauh berbeda dari pengakuan awal.
Remaja Bantarkalong Ditemukan di Apartemen Tokyo PIK 2
Baca Juga:Siswi SMK di Tasikmalaya Hilang Misterius, Polisi Turun TanganEmpat Hari Pencarian, Dua Nelayan Cipatujah yang Hilang Ditemukan Meninggal
Hilangnya DL (16), remaja asal Kecamatan Bantarkalong, sempat menimbulkan kekhawatiran keluarga. Pelajar tersebut dilaporkan menghilang setelah pamit membeli makanan dari tempat tinggalnya di Kampung Simpang RT 08 RW 04, Desa Simpang, Kecamatan Bantarkalong.
Tim Unit PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya kemudian berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk menelusuri keberadaan korban.
