JABAR EKSPRES – Seorang remaja putri berusia 16 tahun yang masih duduk di bangku kelas X SMK dilaporkan hilang di Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya. Setelah enam hari dilakukan pencarian secara mandiri oleh keluarga, keberadaan remaja tersebut hingga kini belum diketahui.
Ibu korban akhirnya melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian. Polres Tasikmalaya pun bergerak melakukan pencarian setelah menerima informasi dari keluarga.
Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Heru Samsul Bahri membenarkan adanya laporan orang hilang tersebut saat dikonfirmasi, Senin (12/10/2026).
Baca Juga:Target Tambah Kursi di Pemilu 2029, PKB Tasikmalaya Siapkan 5.096 Pengurus RantingJaga Kinerja dan Nilai bagi Pemegang Saham, PGN Raih Capital Market Excellence Awards 2026
“Benar, kami mendapat laporan dari ibu korban yang menyatakan anaknya sudah hilang enam hari,” kata Heru.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban selama ini tinggal di sebuah kamar kos di wilayah Simpang, Desa Simpang, Kecamatan Bantarkalong. Korban diduga meninggalkan tempat tinggalnya pada Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 20.00 WIB tanpa memberi tahu orang tuanya.
Sebelum dinyatakan hilang, korban diketahui hendak membeli makanan di warung nasi. Namun, setelah itu, ia tidak kembali ke kosan dan tidak ada komunikasi dengan pihak keluarga.
“Pada hari Jumat tanggal 2 Oktober 2026 sekitar pukul 20.00 WIB, diduga pergi meninggalkan kosan tanpa memberitahukan kepada orang tua,” ujar Heru.
Keluarga sempat berupaya mencari keberadaan korban selama beberapa hari. Namun, karena belum membuahkan hasil, ibu korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bantarkalong.
Pihak kepolisian kemudian berkoordinasi dengan Polres Tasikmalaya untuk menindaklanjuti laporan tersebut dan melakukan upaya pencarian.
“Lapor di Polsek Bantarkalong dan kita koordinasi. Anggota kami langsung turun tangan untuk mencari korban,” ungkap Heru.
Baca Juga:Youth Fest 2026 KNPI Tasikmalaya, Pemuda Diajak Unjuk PotensiRencana Lanjutan Pembangunan SOR Mangunreja, DPRD : Anggaran Besar, Tak Boleh Asal Jadi!
Adapun ciri-ciri korban, yakni memiliki tinggi badan sekitar 150 sentimeter, rambut hitam keriting, mata sipit, dan kulit putih. Saat terakhir diketahui hilang, korban mengenakan sandal slop berwarna hitam. Sementara itu, pakaian yang dikenakan belum diketahui secara pasti.
Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi atau melihat seseorang dengan ciri-ciri tersebut agar segera melapor. Informasi sekecil apa pun diharapkan dapat membantu proses pencarian dan mempertemukan korban kembali dengan keluarganya.
“Warga yang melihat atau mengetahui keberadaan korban bisa menghubungi Polsek Bantarkalong atau Polres Tasikmalaya,” pungkas Heru. (Hen)
