“Saya keluar rumah karena ada masalah cekcok saja. Kalau disekap dan mau dijual, itu supaya suami saya enggak mencari,” ungkapnya.
Dalam proses pencarian, polisi turut menelusuri petunjuk digital, termasuk notifikasi login akun Facebook, hingga akhirnya mengetahui keberadaan TS.
Setelah ditemukan, TS menjalani pemeriksaan kesehatan oleh Tim Dokkes Polres Tasikmalaya sebelum diserahkan kembali kepada keluarga. Polisi berharap persoalan rumah tangga tersebut dapat diselesaikan secara baik-baik.
Baca Juga:Kondisi Remaja Hilang Asal Tasikmalaya Berangsur Membaik, Polisi Ungkap Fakta Nama Fiktif di Apartemen PIK 2Siswi SMK Tasikmalaya yang Hilang 6 Hari Ditemukan di Lantai 33 Apartemen Tangerang
Rangkaian kasus tersebut menunjukkan bahwa penanganan orang hilang tidak hanya bergantung pada pencarian di lapangan. Informasi awal yang akurat, penelusuran jejak digital, serta koordinasi dengan kepolisian lintas daerah turut menentukan cepat atau lambatnya seseorang ditemukan.
Polres Tasikmalaya mengimbau masyarakat agar tidak menunda pelaporan ketika anggota keluarga hilang kontak dalam kondisi yang mencurigakan.
Semakin cepat laporan disampaikan dengan informasi yang lengkap, semakin besar peluang polisi menelusuri petunjuk sejak awal dan menentukan langkah pencarian secara tepat. (Hen)
