Kondisi Remaja Hilang Asal Tasikmalaya Berangsur Membaik, Polisi Ungkap Fakta Nama Fiktif di Apartemen PIK 2

Kondisi Remaja Hilang Asal Tasikmalaya Berangsur Membaik, Polisi Ungkap Fakta Nama Fiktif di Apartemen PIK 2
Remaja yang semula dilaporkan hilang dan ditemukan di PIK 2. Foto : Istimewa
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Perkembangan kondisi Delis Lisnidilah (16), remaja asal Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, yang ditemukan di Apartemen Tokyo PIK 2, Tangerang, mulai menunjukkan kemajuan. Setelah sebelumnya sulit diajak berkomunikasi, kini Delis mulai merespons pertanyaan petugas meski belum sepenuhnya pulih.

Di balik perkembangan tersebut, polisi mengungkap fakta baru. Delis diketahui terdaftar sebagai penghuni apartemen di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 menggunakan nama fiktif.

Kanit PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya, Aiptu Josner Ringgo, mengatakan korban kini telah ditempatkan di rumah aman untuk mendapatkan perlindungan dan pendampingan selama proses pemulihan.

Baca Juga:5 Rumah Panggung di Bojonggambir Tasikmalaya Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp850 JutaBerobat Gratis Kelas 3 di 86 Rumah Sakit, Pemkab Tasikmalaya Tunggu Aturan Main

“Kondisi korban mulai membaik, sudah bisa komunikasi. Awalnya kalau ditanya hanya diam atau bahasa isyarat atau kode saja. Sekarang sudah ya hampir 50 persen diajak komunikasi. Posisi korban ada di rumah aman,” kata Josner saat dikonfirmasi, Selasa (13/10/2026).

Josner menambahkan, penggunaan identitas palsu saat korban terdaftar di Apartemen Tokyo PIK 2 menjadi salah satu fakta yang kini didalami penyidik.

“Nah fakta lainnya terungkap, kalau korban terdaftar di Apartemen PIK 2 dengan nama fiktif,” ungkapnya.

Meski keberadaan Delis telah diketahui, polisi belum dapat menyimpulkan bagaimana remaja tersebut bisa berada di apartemen hingga menggunakan identitas berbeda. Penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi untuk mengungkap rangkaian peristiwa di balik kepergiannya.

Sebelumnya, Delis dilaporkan hilang sejak Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, pelajar kelas satu sekolah kejuruan tersebut tinggal sendiri di sebuah kontrakan di Kampung Simpang RT 08 RW 04, Desa Simpang, Kecamatan Bantarkalong, dan berpamitan untuk membeli makanan.

Korban kemudian tidak kembali ke kontrakannya. Keluarga yang sempat melakukan pencarian secara mandiri akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bantarkalong.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Heru Samsul Bahri, sebelumnya menjelaskan bahwa penyelidikan dilakukan setelah polisi menerima laporan kehilangan, dengan melibatkan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Baca Juga:Siswi SMK Tasikmalaya yang Hilang 6 Hari Ditemukan di Lantai 33 Apartemen TangerangSiswi SMK di Tasikmalaya Hilang Misterius, Polisi Turun Tangan

Dalam proses penelusuran, polisi menemukan sejumlah petunjuk, termasuk telepon genggam baru milik korban yang diketahui telah dibeli, sementara kotaknya masih tertinggal di kontrakan.

Penyelidikan kemudian dikembangkan melalui koordinasi dengan Polda Metro Jaya dan tim teknologi informasi untuk melacak keberadaan korban di wilayah Tangerang.

0 Komentar