BANDUNG – Partai Golkar menargetkan penambahan jumlah kursi legislatif di seluruh tingkatan pada pemilu mendatang. Untuk mencapai target tersebut, partai berlambang pohon beringin ini mulai memetakan daerah pemilihan (dapil) yang dinilai rawan sekaligus memiliki potensi penambahan kursi.
Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, mengatakan pemetaan dilakukan berdasarkan hasil pemilu sebelumnya. Analisis tersebut selanjutnya akan diperkuat dengan data dinamis, termasuk hasil pilkada dan survei terbaru.
Hal itu disampaikan Sarmuji dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Fraksi Partai Golkar Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia Tahun 2026 yang digelar di Hotel Pullman, Jakarta, pada 10–12 Oktober 2026.
Baca Juga:PangandaRun 2026 Pecahkan Antusiasme, 5.318 Peserta Semarakkan HUT ke-81 TNIBulog Cetak Rekor Sepanjang Sejarah, Pengadaan Beras Melampaui 4 Juta Ton
Menurut Sarmuji, penguatan strategi politik tidak cukup hanya dilakukan melalui koordinasi di tingkat pusat. Partai juga perlu mendekatkan anggota fraksi dengan persoalan nyata yang dihadapi masyarakat di daerah.
“Kita tidak memusatkan rakor dan bimtek di Jakarta saja, tetapi menyebarkannya ke berbagai daerah untuk mendekatkan anggota fraksi dengan persoalan-persoalan yang ada di daerah,” ujar Sarmuji.
Ia menegaskan, anggota fraksi harus memahami kebutuhan masyarakat, memperjuangkan aspirasi rakyat, serta menjaga komunikasi agar tetap terhubung dengan konstituen.
Bagi Golkar, kedekatan dengan masyarakat menjadi salah satu perhatian dalam mempersiapkan strategi menghadapi kontestasi politik mendatang.
Selain membahas penguatan internal partai, kegiatan bimtek juga dimanfaatkan untuk menyosialisasikan program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Sebagai bagian dari koalisi pemerintah, Golkar menginstruksikan anggota fraksinya di berbagai daerah untuk mendukung pelaksanaan program pemerintah agar visi dan misi presiden dapat berjalan hingga akhir masa pemerintahan pada 2029.
“Dukungan terhadap pemerintah Prabowo-Gibran bukan hanya terpusat di Jakarta. Sampai ke daerah-daerah, kita instruksikan untuk mendukung program-program pemerintahan,” kata Sarmuji.
Baca Juga:PDI Perjuangan Jabar Perkuat Advokasi Kesehatan, Ribka Tjiptaning: Rakyat Berhak Mendapat PelayananTelkom University Resmi Luncurkan Fakultas Kedokteran Berbasis AI
Pemetaan Dapil Jadi Dasar Strategi
Dalam menghadapi pemilu mendatang, Golkar juga mulai mengidentifikasi daerah pemilihan yang memerlukan penguatan serta wilayah yang dinilai memiliki peluang untuk menambah keterwakilan di parlemen.
Sarmuji menyebut, hasil pemilu sebelumnya menjadi dasar awal untuk menyusun peta politik. Namun, pemetaan tersebut akan terus diperbarui dengan mempertimbangkan perkembangan terbaru di lapangan.
