Golkar Bidik Tambahan Kursi Pemilu, Fraksi Diminta Dekat dengan Persoalan Rakyat

Bimtek Golkar
Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji memberikan keterangan pers usai membuka Bimtek Fraksi Partai Golkar Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia Tahun 2026 di Hotel Pullman, Bandung, Sabtu (11/10/2026).
0 Komentar

Data hasil pilkada dan survei terkini akan digunakan untuk memperkuat analisis, baik pada dapil yang membutuhkan perhatian khusus maupun dapil yang memiliki potensi pertumbuhan perolehan kursi. “Target-targetnya untuk DPR RI kita tambah kursi. Pokoknya, di masing-masing tingkatan, kita akan berusaha menambah kursi,” tegasnya.

Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu wilayah Jawa-Kalimantan, Wihaji, memberikan penekanan dan instruksi tegas terkait cetak biru pemenangan partai yang harus segera dieksekusi oleh seluruh elemen yang hadir.

“Kita tidak memiliki waktu untuk bersantai. Kemenangan Partai Golkar di 2029 tidak akan jatuh dari langit, melainkan dibangun lewat keringat dan kerja keras kita hari ini. Karena itu, konsolidasi wajib dilakukan secara berjenjang, masif, dan berkelanjutan,” tegas Wihaji.

Baca Juga:PangandaRun 2026 Pecahkan Antusiasme, 5.318 Peserta Semarakkan HUT ke-81 TNIBulog Cetak Rekor Sepanjang Sejarah, Pengadaan Beras Melampaui 4 Juta Ton

Lebih lanjut, ia meminta agar pergerakan struktur dan para tokoh partai, baik di legislatif maupun eksekutif, benar-benar menyentuh urat nadi masyarakat terbawah, sejalan dengan visi membangun kekuatan dari tingkat keluarga dan akar rumput. Ia menginstruksikan agar seluruh jajaran segera turun ke lapangan dan memastikan terbentuknya jaringan pemenangan yang solid.

“Saya minta seluruh kader turun langsung menjangkau akar rumput. Konsolidasi tidak boleh hanya berhenti di tingkat Kabupaten atau Kecamatan, tetapi harus menembus hingga ke tingkat Desa/Kelurahan, RW, dan RT. Jaringan ini adalah garda terdepan kita untuk merebut hati rakyat,” tambahnya.

Guna memastikan instruksi ini berjalan efektif dan terukur, DPP Partai Golkar menetapkan tenggat waktu yang sangat ketat bagi seluruh tingkatan kepengurusan. “Kami menargetkan seluruh proses konsolidasi dan restrukturisasi jaringan di tingkat basis di wilayah Jawa dan Kalimantan harus sudah rampung sepenuhnya pada penghujung tahun 2026,” tandasnya. (bbs)

0 Komentar