PAD Kota Cimahi Digenjot pada 2027, Ngatiyana Siapkan Jurus Baru Tekan Defisit

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana (Mong)
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana (Mong)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi menyiapkan sejumlah strategi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Cimahi pada tahun anggaran 2027. Upaya tersebut menjadi langkah pemerintah daerah untuk mempersempit potensi defisit sekaligus menjaga agar berbagai program prioritas masyarakat tetap berjalan.

Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan, penguatan PAD menjadi salah satu kunci menghadapi keterbatasan ruang fiskal daerah. Dengan pendapatan yang semakin optimal, pemerintah dapat mengarahkan anggaran lebih besar untuk kebutuhan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

“Dari sisi pendapatan, Pemkot Cimahi akan memperkuat optimalisasi PAD di tahun 2027 untuk mendorong kemampuan fiskal daerah,” ujar Ngatiyana, Selasa (6/10/2026).

Baca Juga:Ngatiyana Perintahkan Inspektorat Awasi Gratifikasi di Pemkot CimahiEmpat Hari Pencarian, Dua Nelayan Cipatujah yang Hilang Ditemukan Meninggal

Dalam upaya meningkatkan PAD, Pemkot Cimahi menyiapkan tiga pilar utama. Ketiganya meliputi pembenahan data objek pajak, pemanfaatan teknologi digital, serta pendekatan langsung kepada wajib pajak untuk meningkatkan kepatuhan pembayaran pajak.

Salah satu strategi dalam mengoptimalkan PAD yakni dengan memutakhirkan data objek pajak. Pembaruan data Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) akan dilakukan dengan menyesuaikan luas bumi dan bangunan, Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), hingga mendata objek pajak baru yang selama ini belum tercatat secara optimal.

Selain pembenahan data, PAD juga akan diperkuat melalui pemanfaatan teknologi. Pemerintah menyiapkan penerapan tapping box untuk mengevaluasi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), khususnya sektor makanan dan minuman.

Teknologi smart cam pada water meter juga akan dimanfaatkan Pemkot Cimahi untuk meningkatkan transparansi penerimaan Pajak Air Tanah. Di sisi lain, sistem PBB dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) akan dimigrasikan, termasuk pengembangan layanan BPHTB secara online guna memudahkan masyarakat.

Strategi lain untuk mendongkrak PAD dilakukan melalui layanan jemput bola. Ngatiyana mengatakan, pemerintah akan memperluas akses pembayaran pajak dengan mendatangi sejumlah pusat keramaian. Pelayanan tersebut bahkan tetap akan dibuka pada hari libur untuk memudahkan wajib pajak memenuhi kewajibannya.

Tak hanya mengejar peningkatan penerimaan, Pemkot Cimahi juga melakukan efisiensi terhadap belanja penunjang internal dalam pengelolaan APBD 2027. Sejumlah pengeluaran seperti biaya makan dan minum, alat tulis kantor (ATK), biaya perawatan, hingga kegiatan seremonial akan ditekan.

0 Komentar