“Anggaran operasional diminimalisir secara optimal agar lebih banyak diarahkan untuk kepentingan masyarakat,” jelas Ngatiyana.
Ngatiyana menegaskan, pengelolaan APBD tidak semata-mata dilihat dari seberapa besar anggaran yang dimiliki pemerintah daerah. Menurutnya, hal yang lebih penting adalah memastikan setiap rupiah dalam APBD 2027 dialokasikan untuk kebutuhan yang paling prioritas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Melainkan, bagaimana setiap rupiah kita pilihkan untuk hal yang paling penting dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tandasnya. (Mong)
