“Kita perlu menerima kenyataan. Kita tidak layak ke final, tetapi yang penting adalah tiga pertandingan yang lalu kita bermain dengan begitu baik,” ucap Tan.
Tan menyebut kemampuan Malaysia mencetak banyak gol dalam tiga pertandingan terakhir menjadi modal positif untuk perkembangan tim nasional ke depan.
“Kita mampu menembus goalkeeper dan juga kita mampu mencetak begitu banyak gol. Saya rasa itu satu tanda baik untuk pasukan kebangsaan dan kita perlu meneruskannya,” katanya.
Baca Juga:inDrive Edukasi Keselamatan Berkendara bagi Mahasiswa Baru di BandungKeandalan Listrik Dinilai Jadi Penopang Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Sementara itu, pemain Malaysia Paulo Josue mengatakan timnya telah menjalankan rencana pertandingan dengan baik. Malaysia memang membutuhkan kemenangan dan produktivitas gol untuk menjaga peluang lolos ke final.
“Saya pikir tugas telah diselesaikan sesuai dengan apa yang kami rencanakan untuk pertandingan ini. Hari ini adalah pertandingan di mana kami perlu mencetak gol, dan kami mencetak gol-gol tersebut, tetapi sayangnya itu belum cukup,” kata Paulo.
Menurut Paulo, hasil pertandingan Indonesia menjadi bagian dari perhitungan yang membuat kemenangan Malaysia tidak berujung tiket final. Meski demikian, ia meminta rekan-rekannya tetap menatap pertandingan berikutnya.
“Kami harus tetap menegakkan kepala, lalu menghadapi pertandingan berikutnya dan mencoba menyelesaikannya sebaik mungkin yang kami bisa,” ujarnya.
Paulo juga menilai kondisi skuad Malaysia tetap positif. Ia menyoroti performa sejumlah pemain seperti Safawi dan Akhyar yang dinilai konsisten memberikan kontribusi.
“Sejauh ini performanya sangat baik. Semua pemain terbaik kami tampil sangat baik, seperti Safawi, Akhyar, mereka selalu tampil baik dan mencetak gol,” kata Paulo.
Ia pun berharap kemenangan besar atas Singapura tetap menjadi modal bagi Malaysia untuk melanjutkan perjalanan di laga berikutnya.
Baca Juga:Pasar Induk Padakembang Masuk Radar Investor, Proposal Tasikmalaya Raih Nilai Tertinggi WJIC 2026Puan: Siang Ini, Suyudi Ario Seto akan Dilantik Jadi KapolriÂ
“Terakhir kali kita mengalahkan Singapura seperti ini adalah sekitar 40-50 tahun yang lalu, jadi kita harus bangga akan hal itu. Semoga para pemain memahami apa yang dikatakan pelatih untuk pertandingan berikutnya dan kita terus melangkah serta bekerja keras,” pungkasnya.
