Dalam waktu dekat, mitra Priangan Timur berencana melayangkan surat resmi untuk melakukan audiensi langsung dengan pimpinan BGN guna mempertanyakan dasar hukum dan pertimbangan di balik keputusan tersebut.
“Sekali lagi kami berharap kepada para pimpinan BGN mohon untuk mengkaji ulang, karena bagaimanapun juga lebih baik mengkaji atau bila perlu kami ini diajak rembug untuk menentukan sebuah keputusan,” tegas Ucu Supriatna. (CEP)
