Pemkot Bandung Akui Butuh Miliaran untuk Benahi Banjir Secara Menyeluruh

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan (Sadam/JE)
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan (Sadam/JE)
0 Komentar

Wilayah Bandung bagian timur dan selatan selama ini menjadi kawasan yang memiliki kerentanan terhadap banjir.

Salah satu persoalan yang disoroti adalah sistem Sungai Citarum yang belum sepenuhnya tertangani.

Dalam pernyataan terbarunya, Farhan menyebut penanganan banjir di kawasan tersebut membutuhkan anggaran sekitar Rp800 miliar.

Baca Juga:Cegah Narkoba dari Sekolah, Polsek Tanjungjaya Bekali Pelajar Agar Berani Berkata TidakOmbudsman Bongkar Hunian 'Standar Apartemen' di Lapas Cibinong, Ada Dapur hingga Kulkas

Di sisi lain, Pemkot Bandung mulai meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim hujan yang diperkirakan segera tiba.

Farhan sebelumnya meminta seluruh perangkat daerah dan aparat kewilayahan memperkuat mitigasi bencana.

Langkah tersebut mencakup koordinasi lintas sektor, kesiapan personel, sarana pendukung, serta antisipasi terhadap potensi banjir, genangan dan longsor.

Dengan kebutuhan Rp800 miliar, pekerjaan rumah Pemkot Bandung bukan hanya mencari sumber pembiayaan, tetapi memastikan anggaran tersebut nantinya mampu menjawab persoalan banjir secara sistematis.

Mulai dari pembenahan drainase, peningkatan kapasitas saluran air, penanganan kawasan rawan genangan, hingga koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi lain yang memiliki kewenangan terhadap sistem sungai dan infrastruktur pengendali banjir.

Farhan menilai, apabila seluruh beban pembiayaan hanya dibebankan kepada APBD Kota Bandung, kebutuhan tersebut sulit dipenuhi.

Karena itu, kolaborasi antara Pemkot Bandung, Pemprov Jawa Barat, pemerintah pusat, serta sumber pembiayaan lainnya menjadi bagian dari strategi yang tengah disiapkan.

0 Komentar