JABAR EKSPRES – Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al-Ayubi meminta aparatur sipil negara (ASN) tidak terjebak pada rutinitas pekerjaan administratif semata. ASN di berbagai level pemerintahan diminta mengambil peran lebih aktif sebagai penyambung informasi pemerintah dengan masyarakat.
Menurut Asep, keberhasilan sebuah program pemerintah tidak hanya ditentukan oleh seberapa baik program itu dirancang dan seberapa besar anggaran yang disiapkan. Program tersebut juga harus diketahui, dipahami, serta dapat diakses oleh masyarakat yang menjadi sasaran. Hal itu disampaikan Asep saat dikonfirmasi pada Selasa (22/9/2026).
“Saya berharap seluruh ASN menjadi agen informasi dan agen perubahan yang aktif menyampaikan berbagai program pemerintah kepada masyarakat. Pastikan informasi yang baik ini benar-benar sampai kepada masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas,” katanya.
Baca Juga:Perkuat Kapasitas Relawan, FK Tagana Tasikmalaya Kirim Satu Anggota ke Pelatihan Survei Macan Tutul JawaSiapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Amran: Perkuat Kemandirian Energi
Asep menilai, ASN memiliki posisi strategis untuk memperluas jangkauan informasi karena berada di hampir seluruh lini pelayanan pemerintahan, mulai dari perangkat daerah, kecamatan hingga pemerintahan desa.
Karena itu, menurut dia, penyampaian informasi mengenai program pemerintah tidak semestinya hanya menjadi tugas perangkat yang membidangi komunikasi dan informasi. Setiap ASN dapat mengambil bagian dengan menjelaskan program sesuai bidang dan kewenangannya.
“Jangan sampai programnya sudah bagus, anggarannya sudah disiapkan, tetapi masyarakat tidak tahu ada program tersebut. Akhirnya program tidak termanfaatkan secara maksimal,” ujarnya.
Asep sebelumnya juga menyoroti masih rendahnya pemanfaatan sejumlah program unggulan daerah. Salah satunya Kredit Usaha Rakyat Daerah (KURDA) dengan bunga nol persen yang diluncurkan Pemkab Tasikmalaya pada 20 Mei 2026 lalu.
Program tersebut ditujukan untuk membantu pelaku usaha memperoleh akses permodalan yang lebih ringan. Namun, Asep menyebut persoalan di lapangan bukan semata-mata soal ada atau tidaknya program, melainkan masih adanya masyarakat yang belum memahami mekanisme pengajuan, persyaratan, maupun ke mana harus mendapatkan layanan.
Pemkab Tasikmalaya sendiri masih menjalankan KURDA bunga 0 persen melalui kerja sama dengan BPR Artha Galunggung dan BPR Artha Sukapura. Informasi tersebut juga telah disampaikan secara resmi oleh DPMPTSPTK Kabupaten Tasikmalaya.
Kondisi itu menunjukkan pentingnya peran ASN hingga tingkat kewilayahan. Informasi tidak cukup berhenti di kantor pemerintahan, tetapi harus diterjemahkan menjadi informasi yang mudah dipahami masyarakat.
