Demi Hamzah Siap Bawa PERBAKIN Kabupaten Tasikmalaya Berbenah, Porprov XV Jadi Bidikan

Demi Hamzah Siap Bawa PERBAKIN Kabupaten Tasikmalaya Berbenah, Porprov XV Jadi Bidikan
Pelantikan pengurus Perbakin. Foto: Dok. Perbakin
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Persatuan Menembak Indonesia (PERBAKIN) Kabupaten Tasikmalaya memasuki babak baru. Setelah resmi dilantik bersama lima Pengurus Kabupaten (Pengkab) PERBAKIN lainnya, kepengurusan di bawah komando Demi Hamzah Rahadian langsung dihadapkan pada pekerjaan besar membenahi organisasi sekaligus mengejar prestasi.

Pelantikan enam Pengkab PERBAKIN tersebut berlangsung di InCoffe and Resto, Kabupaten Sumedang, Minggu (20/9/2026). Selain Kabupaten Tasikmalaya, kepengurusan PERBAKIN Kabupaten Sukabumi, Cianjur, Bandung Barat, Garut, dan Sumedang turut dikukuhkan oleh Pengurus Provinsi (Pengprov) PERBAKIN Jawa Barat.

Bagi PERBAKIN Kabupaten Tasikmalaya, momentum tersebut bukan sekadar pergantian atau pengesahan kepengurusan. Ada target yang lebih besar di depan mata, yakni menyiapkan atlet menghadapi sejumlah kejuaraan, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung November 2026.

Baca Juga:Demi Keberlangsungan Usaha Nelayan, Ahmad Luthfi Dukung Penuh Penindakan BBM Ilegal Rasyid Aaqil Tutup Musim Terakhir dengan Bawa Dua Empat ke Big Eight Honda DBL with Kopi Good Day 2026

Ketua Harian Pengprov PERBAKIN Jawa Barat, Chepy Haryanto, menegaskan bahwa legalitas kepengurusan harus diikuti dengan program pembinaan yang terarah.

Menurutnya, pembinaan atlet tidak bisa dilakukan secara instan. Harus ada kesinambungan mulai dari tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional.

“Program PERBAKIN harus diselaraskan dengan KONI setempat. Kita juga membutuhkan dukungan pemerintah untuk meningkatkan prestasi serta dukungan sponsor yang mempunyai kepedulian terhadap kemajuan cabang olahraga menembak,” ujar Chepy.

Tak Mau Berhenti di Pelantikan

Ketua Umum Pengkab PERBAKIN Kabupaten Tasikmalaya, Demi Hamzah Rahadian, mengatakan pelantikan justru menjadi awal dari pekerjaan organisasi.

Setelah kepengurusan mendapatkan legalitas, jajaran pengurus dituntut segera bergerak. Pembinaan atlet, peningkatan kualitas latihan, kesiapan pelatih hingga pemenuhan sarana pendukung menjadi sejumlah pekerjaan yang harus dilakukan secara bersamaan.

“Pelantikan adalah awal dari pelaksanaan tanggung jawab organisasi. Setelah memperoleh legalitas, para pengurus harus segera bekerja dan menghadirkan program nyata bagi pembinaan atlet serta peningkatan prestasi olahraga menembak,” kata Demi.Salah satu agenda yang kini menjadi perhatian adalah Porprov XV Jawa Barat.

PERBAKIN Kabupaten Tasikmalaya mulai melakukan pemetaan potensi atlet, meningkatkan intensitas latihan serta menyiapkan aspek kepelatihan dan peralatan yang dibutuhkan.

Baca Juga:Rainer Evan Widjaja Bangkit dari Cedera, Jadi Andalan Baru Trimulia di Honda DBL with Kopi Good Day 2026Laut dan Batik Jadi Inspirasi Penampilan di AQUA DBL Dance 2026 West Java-East

Bagi Demi, pembenahan organisasi dan pembinaan atlet tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Organisasi yang semakin tertata harus mampu memberikan dampak langsung terhadap perkembangan atlet dan klub.

0 Komentar