Untuk membawa PERBAKIN Kabupaten Tasikmalaya ke arah tersebut, Demi mengusung semangat “Tasik Membidik Nitik.”
Slogan itu menggambarkan tekad agar setiap langkah organisasi memiliki sasaran yang jelas. Membidik bukan hanya soal kemampuan teknis dalam olahraga menembak, tetapi juga bagaimana organisasi menyusun target dan strategi untuk mencapainya.
“’Tasik Membidik Nitik’ bukan sekadar slogan. Ini adalah semangat untuk membangun organisasi yang solid dan melahirkan atlet-atlet berprestasi. Kita membidik dengan perencanaan, berlatih dengan kedisiplinan, dan mencapai sasaran dengan ketepatan,” tegasnya.
Baca Juga:Demi Keberlangsungan Usaha Nelayan, Ahmad Luthfi Dukung Penuh Penindakan BBM Ilegal Rasyid Aaqil Tutup Musim Terakhir dengan Bawa Dua Empat ke Big Eight Honda DBL with Kopi Good Day 2026
Semangat tersebut juga akan diterjemahkan melalui kolaborasi. PERBAKIN Kabupaten Tasikmalaya membuka peluang kerja sama dengan lima Pengkab yang sama-sama dilantik, mulai dari latihan bersama, kejuaraan antardaerah hingga peningkatan kapasitas pelatih dan juri.
Modal dari Piala Panglima
Di tengah upaya pembenahan organisasi, PERBAKIN Kabupaten Tasikmalaya juga memiliki modal dari prestasi atlet di tingkat kejuaraan.
Salah satunya ditorehkan Dede, atlet dari klub SHSC Cikatomas. Ia berhasil menyumbangkan satu medali emas dan satu medali perak bagi Kabupaten Tasikmalaya dalam Kejuaraan Piala Panglima.
Capaian tersebut menjadi salah satu gambaran potensi atlet menembak Kabupaten Tasikmalaya yang masih bisa dikembangkan.
Demi berharap prestasi tersebut tidak berhenti sebagai pencapaian individu. Sebaliknya, capaian itu harus menjadi pemicu bagi atlet lainnya untuk semakin disiplin berlatih dan meningkatkan kemampuan.
Dengan kepengurusan baru, PERBAKIN Kabupaten Tasikmalaya kini memiliki pekerjaan yang cukup jelas: membenahi organisasi, memperkuat klub, mengasah atlet, dan membidik prestasi di Porprov XV Jawa Barat. (Hen)
