Perkemahan Pramuka Kreasi, Cara MTsN Kota Cimahi Bentuk Karakter Siswa di Alam Terbuka

Perkemahan Pramuka Kreasi, Cara MTsN Kota Cimahi Bentuk Karakter Siswa di Alam Terbuka
Siswa-Siswi MTsN Kota Cimahi saat Mengikuti Perkemahan Pramuka Kreasi di Pakuhaji, Kabupaten Bandung Barat. (Mong/Jabar Ekspres)
0 Komentar

Materi lainnya adalah Pramuka Mandiri yang menghadirkan pemateri dari Kwarcab Pramuka Kota Cimahi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan api unggun yang menjadi salah satu agenda paling dinantikan peserta.

“Api unggun yang paling menarik. Kegiatan api unggun sangat dinanti-nantikan anak-anak,” ujarnya.

Dalam kegiatan api unggun tersebut, peserta mengikuti upacara, pembacaan Dasa Darma serta mendapatkan pembekalan mengenai nilai-nilai dasar kepramukaan.

Unjuk Bakat hingga Jejak Pramuka

Baca Juga:Ahmad Luthfi Sebut Jawa Tengah Rumah Bersama untuk Seluruh EtnisDBL Camp Jadi Modal Fahar untuk Menjalani Musim Terakhir Bersama Delapan

Malam hari belum berakhir setelah api unggun. Sera menerangkan, para peserta kemudian mengikuti unjuk kreasi dengan menampilkan berbagai bakat dari masing-masing kelas.

Ada kelompok yang menampilkan tari, drama, menyanyi hingga musikalisasi puisi. Panitia kemudian memilih tiga penampilan terbaik untuk mendapatkan apresiasi.

“Jadi masing-masing kelas menampilkan kreasi masing-masing. Ada yang menampilkan tari, drama, ada juga yang menyanyi, ada yang puisi,” kata Sera.

Setelah unjuk kreasi, lanjutnya, para siswa mengikuti kegiatan renungan. Menurut Sera, sesi tersebut menjadi bagian untuk mengajak peserta kembali merefleksikan nilai kebersamaan, empati serta rasa hormat kepada orang tua dan guru.

“Mereka diberi kesadaran untuk semakin menumbuhkan empati terhadap teman-temannya, kemudian cinta kepada orang tua, guru, dan sebagainya,” tuturnya.

Memasuki hari kedua Perkemahan Pramuka MTsN Kota Cimahi, kegiatan diawali dengan salat tahajud, renungan, tausiyah, olahraga pagi dan sarapan.

Agenda kemudian ditutup dengan Jejak Pramuka atau kegiatan post to post yang terdiri dari 10 pos.

Baca Juga:Dari Semarang ke Bandung, Papi Okky Jadi Saksi Tembakan Penentu Sky di Honda DBL with Kopi Good DayDari Sekolah hingga Alumni, Ada Banyak Tangan di Balik Langkah Arzenic

Sera menegaskan, kegiatan tersebut dirancang sebagai pembelajaran yang menyenangkan dan tidak mengandung unsur perpeloncoan.

“Di sini enggak ada (unsur perpeloncoan), semuanya dilaksanakan posnya ada 10, semuanya ceria. Jadi enggak ada perpeloncoan, pembelajaran yang menyenangkan, dan aman,” tegasnya.

Dengan konsep “Satu Tenda Seribu Cerita”, Perkemahan Pramuka Kreasi MTsN Kota Cimahi 2026 pun menjadi ruang bagi ratusan siswa untuk belajar tidak hanya dari materi, tetapi juga dari pengalaman langsung yakni hidup bersama, bekerja dalam kelompok, menyelesaikan masalah, berkarya, dan belajar mandiri jauh dari layar ponsel. (Mong)

0 Komentar