Dari Sekolah hingga Alumni, Ada Banyak Tangan di Balik Langkah Arzenic

Dari Sekolah hingga Alumni, Ada Banyak Tangan di Balik Langkah Arzenic
Dari Sekolah hingga Alumni, Ada Banyak Tangan di Balik Langkah Arzenic
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Perjalanan SMAN 1 Cirebon di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java-East bukan hanya tentang lima pemain yang bertarung di lapangan. Ada banyak tangan yang ikut memastikan Arzenic, sebutan tim basket SMAN 1 Cirebon, bisa tampil maksimal di Bandung.

Dukungan itu datang dari dua sisi. Pihak sekolah memberikan kepercayaan kepada tim untuk berjuang di DBL, sementara para alumni turut membantu berbagai kebutuhan selama Arzenic berada di Bandung. Bagi Leander Devol, pemain Arzenic, dukungan tersebut membuat tim semakin termotivasi untuk memberikan hasil terbaik.

“Sekolah kita mendukung sekali kegiatan lomba seperti ini. Apalagi kan ini DBL ya, ibaratnya panggungnya anak-anak SMA. Jadi sekolah kasih kesempatan lah buat tim basketnya ini berjuang,” ujar Leander.

Baca Juga:Tiga Cara Generasi Muda Merayakan Kekayaan Indonesia di AQUA DBL DanceTak Ingin Jauh dari Bali, Latisha Kini Berjuang Bersama Penabur Cirebon di Honda DBL with Kopi Good Day

Kepercayaan tersebut tidak ingin disia-siakan Arzenic. Sejak persiapan, mereka sudah membagi berbagai tugas agar kebutuhan tim dapat terpenuhi dengan baik. Tidak hanya berlatih, para pemain juga ikut memikirkan urusan administrasi hingga mencari dukungan sponsorship.

“Ya kita bagi tugas ada yang bagian mengumpulkan berkas-berkas buat pendaftaran ada juga yang bertugas buat cari sponsorship gitu kan,” ungkapnya.

Ada satu kebiasaan yang terus dilakukan Arzenic setiap kali tampil di DBL West Java-East. Karena harus melakukan perjalanan dari Cirebon menuju Bandung, mereka memilih datang lebih awal dan menginap sebelum pertandingan. Bagi Arzenic, keputusan tersebut penting untuk menjaga kondisi pemain. Mereka tidak ingin perjalanan panjang justru menguras tenaga sebelum pertandingan dimulai.

“Karena kalau nggak menginap itu takutnya kecapekan dan nggak maksimal. Sayang saja tenaganya kan. Apalagi dari pihak sekolah juga benar-benar percaya dan kasih dukungan juga ke kita,” terangnya.

Selama berada di Bandung, Arzenic juga tidak berjalan sendirian. Para alumni turut memberikan bantuan untuk berbagai kebutuhan tim. Dukungan tersebut membuat para pemain bisa lebih tenang menjalani pertandingan.

“Syukurnya alumni tim basket itu juga ada bantu-bantu kita. Kayak support dalam berbagai hal. Jadinya kita selalu aman selama di Bandung ini,” ucap Leander.

0 Komentar