JABAR EKSPRES – Suasana nostalgia berpadu dengan gemuruh musik rock ‘n’ roll di Badak Singa 6 Communal Space, Coblong, Kota Bandung. Ratusan pecinta The Rolling Stones berkumpul dalam gelaran Sound Alliance, yang menjadi ruang temu bagi penggemar musik lintas generasi.
Digagas komunitas Sarijadi Stones Complex (SSC), Sound Alliance Bandung tak sekadar menghadirkan pertunjukan musik. Acara ini menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan antarpenggemar musik sekaligus membuka ruang kolaborasi lintas genre di tengah geliat musik Kota Bandung.
Dentuman gitar dan warna musik classic rock terdengar dalam gelaran Sound Alliance Sarijadi Stones Complex x Discharmonix United Gigs. Sejumlah grup musik rock ‘n’ roll dan classic rock turut mengisi panggung, di antaranya The Eksentrics, Beathoven, Brian Rock, hingga Start Me Up DxNdx.
Baca Juga:Tiga Rumah Panggung di Bojonggambir Ludes Dilalap Api, Diduga Bara Tungku Gula Aren Jadi PemicuKebun Raya Kenalkan Koleksi Tumbuhan Indonesia di FLOII Expo 2026 Lewat Booth Interaktif
Selain itu, panggung Sound Alliance juga diramaikan Sarijadi Stones Complex atau Stoner’s Bandung, Mada, Amylum, dan Magic Baby. Deretan penampil tersebut membuat acara musik rock di Bandung terasa lebih beragam dengan mempertemukan komunitas dan karakter musik yang berbeda.
Gelaran yang mendapat dukungan dari sejumlah media partner dan komunitas lokal ini berlangsung mulai pukul 15.00 hingga 22.00 WIB. Konsepnya dibuat intim, tetapi tetap mempertahankan energi khas pertunjukan musik rock.
Founder Sarijadi Stones Complex, Maryana atau akrab disapa Ana, mengatakan Sound Alliance kali ini menjadi langkah awal untuk menguji konsep kolaborasi lintas genre. Ia menyebut gelaran tersebut sebagai upaya untuk melihat respons sebelum menghadirkan acara dengan skala yang lebih besar.
“Ini sebetulnya testing the water, jadi kita akan coba lintas genre dulu. Nanti volume 2 di tahun 2027, kita akan coba yang lebih besar dari ini,” ujar Ana saat diwawancarai Jabar Ekspres di lokasi.
Menurut Ana, Sound Alliance Volume 2 di tahun 2027 juga berpeluang digelar di ruang terbuka. Jika gelaran pertama berlangsung secara indoor, konsep berikutnya tengah diarahkan menuju panggung outdoor dengan kapasitas yang lebih besar.
SSC sendiri bukan komunitas yang baru menggelar acara musik. Ana menjelaskan, kegiatan SSC pertama kali digelar di Neon King, Dago, pada 2019. Karena itu, gelaran Sound Alliance Bandung saat ini menjadi bagian dari perjalanan komunitas untuk mengembangkan kegiatan musik yang lebih luas.
