“Di Bandung penggemar Rolling Stones itu banyak, banyak distrik. Salah satunya Sarijadi Stones Complex,” ujar Ofik.
Ia berharap musik The Rolling Stones tetap hidup dan dapat dinikmati lintas generasi. Menurutnya, kegiatan seperti Sound Alliance menjadi salah satu cara untuk menjaga musik tersebut tetap dikenal di tengah perkembangan berbagai genre musik baru.
Ofik menyebut persaingan di dunia musik saat ini semakin beragam, termasuk dengan hadirnya musik K-Pop yang banyak digemari generasi muda. Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus alasan bagi komunitas untuk terus memperkenalkan musik Rolling Stones kepada generasi berikutnya.
Baca Juga:Tiga Rumah Panggung di Bojonggambir Ludes Dilalap Api, Diduga Bara Tungku Gula Aren Jadi PemicuKebun Raya Kenalkan Koleksi Tumbuhan Indonesia di FLOII Expo 2026 Lewat Booth Interaktif
“Harapan, pertama mah musik Rolling Stones masih ada, masih bisa dinikmati sampai saat ini sampai kapan pun. Jangan sampai musik Rolling Stones itu musnah, hilang,” tuturnya.
Melalui Sound Alliance Bandung, SSC berharap musik The Rolling Stones tidak berhenti pada satu generasi. Setelah gelaran perdana ini, komunitas menargetkan Volume 2 pada 2027 dengan konsep outdoor, skala lebih besar, serta ruang yang lebih terbuka bagi berbagai genre musik, termasuk skena underground. (Mong)
