JABAR EKSPRES – Sebanyak 761 warga di Desa Cidolog, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Ciamis, menerima bantuan pangan (Banpang) berupa beras sebanyak 30 kilogram per penerima manfaat. Bantuan ini merupakan program pemerintah pusat yang disalurkan melalui Bulog dan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat selama periode Juli, Agustus, dan September.
Penyaluran bantuan berlangsung di Kantor Desa Cidolog sejak pukul 08.00 WIB. Kasi Pelayanan Desa Cidolog, Yandri Mulyana, menyatakan bahwa total beras yang disalurkan mencapai lebih dari 22 ton. Menurutnya, bantuan diberikan langsung kepada warga yang berhak menerima dengan prosedur yang sederhana, yakni cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan fotokopi Kartu Keluarga (KK).
“Kurang lebih total sebanyak 22 ton lebih beras yang disalurkan langsung ke masyarakat untuk bantuan bulan Juli, Agustus, dan September. Bantuan disalurkan langsung dari kantor desa. Penerima manfaat cukup membawa KTP dan fotokopi Kartu Keluarga,” kata Yandri Mulyana, Senin (14/9/2026).
Baca Juga:PGN Perkuat Strategi Komersial Guna Perluas Pasar dan Konektivitas Gas Bumi NasionalTingkatkan Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Barat, BCA Syariah Hadirkan “Jemput Berkah” di BCA Expo Bandung
Yandri menambahkan, proses penyaluran bantuan berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Mengingat jumlah penerima yang cukup banyak, penyaluran dilaksanakan selama dua hari. Warga yang berhalangan hadir dapat diwakilkan oleh keluarga lain untuk mengambil bantuan pada hari berikutnya. “Penyaluran dilaksanakan selama dua hari. Termasuk penerima manfaat yang diwakilkan bisa mengambil penyaluran besok,” ujarnya.
Salah satu penerima manfaat, Siti Maryam, mengaku senang dengan bantuan yang diterimanya. Ia menerima tiga karung beras atau setara 30 kilogram. Menurutnya, bantuan untuk tiga bulan sekaligus sangat membantu meringankan beban kebutuhan pokok keluarganya. “Senang dapat bantuan, karena bantuan selama tiga bulan langsung cukup banyak berasnya,” kata Siti.
Penerima lainnya, Neng Lisda, mengapresiasi bantuan yang diberikan. Meski demikian, ia berharap ke depan pemerintah dapat menambahkan jenis bantuan lain, seperti minyak goreng, sebagaimana yang pernah diterima pada periode sebelumnya. “Semoga ke depannya ada bantuan minyak goreng lagi. Karena bantuan sebelumnya ada minyak gorengnya,” harapnya.
Warga lain, Ukat, juga menyampaikan rasa syukurnya. Ia menilai kualitas beras yang diterima cukup baik dan layak konsumsi. “Berasnya bagus tidak ada kutunya,” ucapnya singkat.
