JABAR EKSPRES – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung terus melakukan pendistribusian air bersih kepada warga yang terdampak kekurangan pasokan air.
Hingga Jumat (11/9/2026), BPBD Kota Bandung mencatat telah menyalurkan sebanyak 80 ribu liter air kepada masyarakat yang tersebar di lima kecamatan dan enam kelurahan.
Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Bandung, Tri Priyanto, mengatakan pendistribusian air dilakukan melalui sejumlah skema, baik bantuan dari pihak filantropi maupun distribusi yang diinisiasi langsung oleh BPBD.
Baca Juga:Ada Praktik Jual Beli Jabatan di Kemenkeu? Kopdes Merah Putih Diklaim Efisiensi Anggaran Subsidi hingga Rp150 T per Tahun, Benarkah?
“Sampai dengan 11 September 2026, kami sudah mendistribusikan air sebanyak 80 ribu liter kepada masyarakat yang tersebar di lima kecamatan dan enam kelurahan,” ujar Tri, Jumat.
Menurutnya, salah satu wilayah yang saat ini menjadi sasaran distribusi yakni Kelurahan Pasir Kaliki, Kecamatan Cicendo. Di wilayah tersebut terdapat empat RW yang terdampak sehingga distribusi air masih akan dilakukan hingga Senin.
“Untuk hari ini di Pasir Kaliki, Kecamatan Cicendo. Di sini ada empat RW yang terdampak, dan distribusi akan dilakukan sampai dengan hari Senin,” katanya.
Selain Pasir Kaliki, BPBD juga masih akan melakukan pendistribusian air di wilayah Pasir Layung pada Sabtu dan Senin.
Sementara itu, untuk menentukan kebutuhan distribusi berikutnya, BPBD akan melakukan asesmen di sejumlah wilayah pada Selasa atau Rabu. Beberapa lokasi yang akan menjadi sasaran asesmen di antaranya Cicendo, Pasir Kaliki, dan Antapani.
Tri menambahkan, wilayah lain yang turut menjadi perhatian BPBD adalah RW 11, Kelurahan Sukamiskin, Kecamatan Arcamanik.
“Nanti untuk selanjutnya kami akan tindak lanjuti, termasuk melihat hasil asesmen dan menentukan teknis pendistribusian airnya seperti apa,” tuturnya.
Baca Juga:Kebutuhan Air Bersih di Musim Kemarau Kian Tinggi, Tagana Salurkan Puluhan Ribu Liter untuk Warga220 Tukang Becak Lansia Tasikmalaya Dapat ‘Kendaraan Baru’ dari Presiden
BPBD memastikan distribusi air akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah terdampak. Asesmen dilakukan untuk memastikan bantuan dapat diberikan secara tepat sasaran.
