Kebutuhan Air Bersih di Musim Kemarau Kian Tinggi, Tagana Salurkan Puluhan Ribu Liter untuk Warga

Kebutuhan Air Bersih di Musim Kemarau Kian Tinggi, Tagana Salurkan Puluhan Ribu Liter untuk Warga
Petugas salurkan bantuan air bersih. Foto: Dok Tagana
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kemarau yang masih berlangsung membuat kebutuhan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Tasikmalaya terus meningkat. Kondisi tersebut mendorong Forum Komunikasi (FK) Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Tasikmalaya memperkuat kolaborasi dengan para donatur untuk membantu masyarakat yang mengalami keterbatasan air bersih.

Dalam dua hari, FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya bersama salahsatu donatur mendistribusikan bantuan air bersih sebanyak 18.000 liter kepada masyarakat di Desa Cibalanarik, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya.

Pada Senin (7/9/2026), distribusi air bersih dilakukan untuk memenuhi kebutuhan warga di Kampung Sagobog dan Kampung Rengrang. Bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan akibat terbatasnya ketersediaan air bersih selama musim kemarau, dengan penerima manfaat sekitar 180 kepala keluarga (KK).

Baca Juga:Kemarau Belum Usai, Tagana Terus Pasok Air Bersih untuk Warga TasikmalayaFK Tagana Tasikmalaya Perkuat Kesiapsiagaan Warga, Kerahkan 20 Personel Bersihkan DAS Cikunten

Kemudian pada Selasa (8/9/), distribusi kembali dilakukan di sejumlah titik di Desa Cibalanarik. Bantuan air bersih disalurkan kepada 125 KK di Kampung Cilengsi, meliputi RT 18, 19 dan 20 RW 09.

Distribusi pada hari yang sama juga menyasar 145 KK di Kampung Lemah Neuneut, meliputi RT 15, 16, 36 dan 37 RW 08.

Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya, mengatakan pendistribusian air bersih tersebut merupakan respons terhadap kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi akibat kemarau yang masih berlanjut.

“Selama kemarau kebutuhan air bersih terus meningkat. Karena itu, kami bersama donatur berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan melalui distribusi air bersih,” kata Jembar saat dikonfirmasi, Rabu (9/9).

Menurut Jembar, penanganan persoalan air bersih membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Kolaborasi antara Tagana, donatur dan masyarakat menjadi salah satu upaya untuk memperluas jangkauan bantuan kepada warga terdampak.

“Tagana tidak bisa berjalan sendiri. Kami sangat terbantu dengan adanya kepedulian dari para donatur dan masyarakat. Kolaborasi seperti ini sangat berarti bagi warga yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia berharap bantuan yang disalurkan selama dua hari tersebut dapat meringankan beban masyarakat, terutama warga yang harus menghadapi keterbatasan sumber air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga:FK Tagana Kembali Salurkan 12.000 Liter Air Bersih ke Dua Desa di BojonggambirKebakaran Berulang di Tasikmalaya, FK Tagana Imbau Waspada Selama Musim Kemarau

FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya juga terus mendorong kepedulian berbagai pihak untuk bersama-sama membantu masyarakat menghadapi dampak kemarau. Dengan sinergi dan gotong royong, kebutuhan dasar warga, khususnya air bersih, diharapkan dapat terus terpenuhi selama kondisi kemarau masih berlangsung. (Hen)

0 Komentar