JABAR EKSPRES – Bagi Aos (59), mengayuh becak selama bertahun-tahun adalah cara sederhana untuk bertahan hidup. Pedal diinjak, keringat bercucuran, dan dari situlah nafkah untuk keluarga dicari.
Tetapi usia mulai membuat tenaga tak lagi sekuat dulu.
Kini Aos tak perlu lagi memaksa kakinya mengayuh pedal berulang-ulang. Sebuah becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto membuatnya cukup menarik gas untuk membawa penumpang.
“Alhamdulillah, bingah. Pami kamari mah kedah ngayuh, ayeunamah kantun ngagas. Alhamdulillah bingah pisan (Kalau kemarin harus mengayuh, sekarang tinggal gas. Alhamdulillah senang sekali),” kata Aos, warga Kampung Cikirai, Kecamatan Singaparna, Rabu (9/9/2026).
Baca Juga:ESDM Klaim B50 Aman untuk Kendaraan Bermotor, Benarkah?Restrukturisasi Utang Whoosh Berikan Untung Rp800 M per Tahun, Benarkah?
Aos menjadi satu dari 220 pengayuh becak lansia di Kabupaten Tasikmalaya yang menerima becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto.
Penyerahan dilakukan secara simbolis di halaman Pendopo Baru Kompleks Kantor Bupati Tasikmalaya. Ratusan pengayuh becak yang mayoritas telah berusia di atas 55 tahun itu bahkan langsung menjajal kendaraan barunya dengan berkeliling kompleks perkantoran.
Bukan sekadar becak listrik. Bagi mereka, bantuan ini adalah soal tetap bisa bekerja ketika tenaga mulai terbatas.
Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi mengatakan, kelompok usia tersebut memang menjadi sasaran utama penerima bantuan.
“Kalau selama ini betul-betul mengandalkan kekuatan tenaga, tentu dengan becak listrik ini dapat terbantu. Makanya penerima manfaatnya usia 55 tahun ke atas,” ujar Asep.
Bantuan ini pun menjadi kabar baik bagi para pengayuh yang selama ini menggantungkan penghasilan dari tenaga fisik.
Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha YGSN, Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan, berharap bantuan yang berasal dari dana pribadi Presiden Prabowo Subianto itu mampu memberikan semangat baru bagi para penerima.
“Semoga dapat menambah semangat dalam mencari nafkah,” katanya.
Baca Juga:Utang Kopdes Bakal Dibayar Pakai Dana Desa, Tak Ganggu Pembangunan?DPR RI Setujui Anggaran Kemenkeu Rp49,80 Triliun untuk 2027, Tak Kena Efisiensi?
Kabupaten Tasikmalaya menjadi salah satu daerah yang memperoleh kuota besar pada tahap pertama program tersebut.
Sebanyak 220 unit becak listrik disalurkan dengan total nilai bantuan mencapai lebih dari Rp4,8 miliar. Harga satu unit becak listrik diperkirakan sekitar Rp22 juta.
Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin mengaku bersyukur Kabupaten Tasikmalaya mendapatkan jumlah unit yang cukup besar.
