Usai Viral Hina Nabi, Abah Setu Minta Maaf dan Siap Jalani Proses Hukum

Abah Setu Minta Maaf dan Siap Jalani Proses Hukum Usai Viral Hina Nabi, Ini Respons Kemenag
Abah Setu Minta Maaf dan Siap Jalani Proses Hukum Usai Viral Hina Nabi, Ini Respons Kemenag
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pimpinan Majelis Dzikir Nurul Hikam, Asep Setiawan alias Abah Setu, menyampaikan permintaan maaf setelah pernyataannya dalam sebuah video dinilai menyinggung umat Islam dan menghina Nabi Muhammad SAW.

Kementerian Agama (Kemenag) menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan meminta masyarakat menunggu hasil penyelidikan kepolisian.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, mengatakan polemik tersebut seharusnya menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar lebih berhati-hati ketika menyampaikan pandangan, terutama dalam persoalan keagamaan.

Baca Juga:Ciri-ciri Ginjal Bermasalah, 7 Tanda Ini Sering Muncul Tanpa DisadariSeleksi Guru SILN 2026 Segera Dibuka, Guru Bisa Mengajar di 9 Negara ini

“Ke jadian ini diharapkan bisa menjadi pelajaran bagi siapa pun untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan pandangan atau sikap keagamaan agar tidak menimbulkan ketersinggungan dan kegaduhan,” ujar Thobib kepada wartawan, Sabtu (12/9/2026).

Thobib menegaskan Kemenag tidak akan mencampuri proses hukum yang sedang ditangani kepolisian.

“Kemenag menghormati proses hukum yang sedang ditangani oleh pihak kepolisian dan meminta semua pihak menunggu,” katanya.

Abah Setu Sampaikan Permintaan Maaf

Sebelumnya, Abah Setu telah memberikan klarifikasi terkait pernyataannya yang menuai polemik.

Permintaan maaf tersebut disampaikan dalam proses mediasi dan klarifikasi yang berlangsung di Mapolres Metro Bekasi pada Kamis (10/9/2026).

Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah pihak, di antaranya perwakilan MUI Kabupaten Bekasi, tokoh agama, tokoh masyarakat serta organisasi kemasyarakatan (ormas).

Dalam kesempatan tersebut, Abah Setu mengakui kekeliruan atas pernyataannya yang dinilai menyinggung umat Islam.

Baca Juga:Foto 80-an Lagi Viral, Begini Cara Editnya Lewat ChatGPTJangan Kaget, 4 Pekerjaan Ini Disebut Bikin Pengajuan KPR Lebih Sulit Disetujui

“Sehubungan dengan beredarnya video yang menyinggung kaum muslimin dan menghina Nabi Muhammad SAW, dengan ini saya mengakui kekeliruan tersebut. Saya menyadari video tersebut telah menyinggung dan menghina kaum muslimin. Oleh karenanya, saya meminta maaf yang sebesar-besarnya,” kata Abah Setu.

Abah Setu Janji Hentikan Kegiatan dan Konten Media Sosial

Selain menyampaikan permintaan maaf, Abah Setu juga menyatakan akan menghentikan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan Majelis Dzikir Nurul Hikam yang dipimpinnya.

Ia juga menyebut akan menghentikan konten di media sosial yang berpotensi menimbulkan persoalan serupa.

“Kedua, saya akan menutup kegiatan yang berkaitan dengan segala hal yang dapat menyinggung umat, majelis taklim, konten medsos, maupun pengajaran terselubung yang berpotensi menghina dan menyesatkan kaum muslimin,” ungkapnya.

0 Komentar