Irigasi Leuwikuya Jebol, 10 Rumah di Kutawaringin Bandung Terdampak

Irigasi Leuwikuya Jebol, 10 Rumah di Kutawaringin Bandung Terdampak
Irigasi Leuwikuya Jebol, 10 Rumah di Kutawaringin Bandung Terdampak. Foto Agni Ilman Darmawan
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Irigasi Leuwikuya di RW 17, Kampung Bojongloa Pojok, Desa Kutawaringin, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, jebol pada Rabu (9/9/2026) dini hari. Air dan lumpur masuk ke permukiman warga.

Camat Kutawaringin, Mamet Slamet, menyebut 10 rumah terdampak dalam kejadian tersebut. Dari jumlah itu, dua rumah mengalami kerusakan berat.

“Yang rusak berat itu ada dua. Malah yang satu rumah permanen itu sampai bergeser sekitar 10 meter, yang satu lagi jebol,” kata Mamet.

Baca Juga:Lahan Relokasi Korban Longsor Cibenda Bandung Barat Masuk Tahap Cut and FillBelum Ada Kepastian Relokasi, Warga Terdampak Longsor Pasirlangu Ajukan Opsi Mandiri

Menurut dia, jebolnya irigasi diduga dipicu retakan pada tanah setelah wilayah tersebut mengalami kemarau panjang.

“Awalnya karena hujan deras ya semalam. Ini kan karena kemarau panjang, mungkin ada retakan-retakan, akhirnya jebol irigasi itu,” ujarnya.

Peristiwa tersebut berdampak terhadap sekitar 20 jiwa. Warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat sementara mengungsi ke rumah saudara.

Mamet mengatakan irigasi tersebut berada di bawah kewenangan Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat. Petugas dinas telah melakukan asesmen di lokasi.

Penanganan awal akan dilakukan dengan memasang bronjong, kemudian mengerahkan alat berat untuk memperbaiki irigasi.

“Tadi sudah datang langsung melakukan asesmen untuk penanganan selanjutnya. Itu rencananya akan dipasang bronjong dulu, nanti akan kemudian menerjunkan alat berat,” katanya.

Mamet mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan saat memasuki musim hujan, terutama di sekitar saluran air dan sungai yang rawan longsor setelah kemarau panjang.

Baca Juga:Pemulihan Pascalongsor di Pasirlangu Terus Dilakukan, Material Batu Besar Masih Jadi Kendala UtamaLongsor Terjang Kampung Naga Tasikmalaya, 2,5 Hektare Sawah Tertimbun

Sementara itu, Kepala Desa Kutawaringin, Dede Darmawan, menyebut data sementara di tingkat desa mencatat sekitar 10 rumah terdampak.

Menurut Dede, satu rumah mengalami kerusakan parah, dua rumah rusak sedang, sedangkan rumah lainnya kemasukan air dan lumpur.

“Ini irigasi Leuwikuya yang menyambungkan dari wilayah Kecamatan Soreang sampai ke Kabupaten Bandung Barat,” kata Dede.

Menurut Dede kejadian berlangsung sekitar pukul 03.00-04.00 WIB sedangkan hujan turun sekitar pukul 19.00 WIB selama satu hingga dua jam.

Meski tidak terlalu deras, tanah yang sebelumnya kering akibat kemarau diduga memicu longsor dan jebolnya irigasi.

“Hujan besar di sini antara jam 07.00 malam, 1-2 jam-an lah gitu. Nggak terlalu besar, biasa aja. Cuman mungkin ini kan kemarau, jadi mungkin tanahnya kering,” tuturnya.

0 Komentar