Mirjawal Deklarasi Maju Calon Ketua Umum PB PDHI di Tengah Pelayanan Sterilisasi Hewan

Ketua PDHI Cabang Jawa Barat V, drh. Mirjawal, secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk bertarung dalam bu
Ketua PDHI Cabang Jawa Barat V, drh. Mirjawal, secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk bertarung dalam bursa kepemimpinan nasional
0 Komentar

“Terima kasih sekali lagi kepada PDHI Jabar V yang telah bersama-sama hadir dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Mari kita doakan bersama agar Ketua PDHI Jabar V, drh. Mirjawal, kelak dapat terpilih menjadi Ketua Umum PDHI tingkat nasional,” kata Kepala DKPPP Kota Bekasi, drh. Satia Sriwijayanti Anggraini, M.M.

Satia optimistis kolaborasi teknis antara Pemkot Bekasi dan PDHI dapat direplikasikan dalam skala nasional di bawah kepemimpinan baru.

“Semoga doa dan dukungan Bapak dan Ibu sekalian dapat mewujudkan cita-cita drh. Mirjawal dan membawa PDHI berjaya di tingkat nasional. Aamiin,” kata Satia.

Baca Juga:Ini Dia, Detail Hasil Temuan BPK di Dishub Kota Bandung atas Dugaan Penyelewengan Anggaran Program CFDBerikan Kepercayaan Umat, LAZ PERSIS Raih WTP Ke 16 Berturut Turut

Selain urusan kontestasi, kegiatan tahunan ini difokuskan pada upaya pembatasan perkembangbiakan hewan penular penyakit seperti rabies, sekaligus mempersiapkan penanganan lanjutan bagi kucing liar di kawasan pasar dan jalanan.

Mirjawal kembali menegaskan urgensi penanganan medis dari hulu ke hilir tersebut.

“Pertama, ini adalah program pengendalian populasi. Sterilisasi merupakan metode yang paling baik digunakan untuk kontrol populasi,” kata Mirjawal.

Mirjawal menyoroti keterkaitan langsung antara ketatnya kontrol populasi dengan penurunan ancaman penularan penyakit mematikan dari hewan ke manusia.

“Kalau kontrol populasi berjalan, penyakit zoonosis juga akan lebih terkontrol. Salah satu yang paling berbahaya dan sering dibicarakan adalah rabies,” kata Mirjawal.

Respons Pemilik Hewan Terhadap Program Gratis

Manfaat dari aksi lapangan PDHI Jawa Barat V dan DKPPP Kota Bekasi dirasakan langsung oleh warga lokal yang memiliki keterbatasan finansial dalam melakukan tindakan medis medis veteriner mandiri.

Yudi, seorang warga Bekasi yang memelihara tiga ekor kucing, menuturkan bahwa program sterilisasi gratis ini memangkas beban pengeluaran pemeliharaan hewan secara signifikan.

Baca Juga:Dugaan Nepotisme Melilit Kursi Dirut Perumda Tirtawening Kota BandungDPP GMHI Desak Kejaksaan Usut Dugaan Korupsi Rp39 Miliar Perumdam Tirta Darma Ayu

“Benar-benar membantu untuk para pencinta kucing yang memang ada masalah di biaya yang lumayan,” kata Yudi.

Yudi mengingatkan pentingnya kesadaran para pemilik hewan agar tidak membiarkan peliharaan berkembang biak di luar kapasitas perawatan.

“Jangan sampai kucing beranak-pinak terus nggak bisa kita rawat,” kata Yudi. (yan)

0 Komentar