Inspektorat Mulai Telusuri Aliran Dana BOS SMPN 2 Ngamprah

Inspektorat Mulai Telusuri Aliran Dana BOS SMPN 2 Ngamprah
Sejumlah ruang kelas di SMPN 2 Ngamprah rusak parah. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Inspektorat Kabupaten Bandung Barat membuka penelusuran penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMP Negeri 2 Ngamprah.

Tak tanggung-tanggung, pemeriksaan diarahkan pada pengelolaan anggaran selama tiga tahun, mulai 2024 hingga 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Inspektorat Bandung Barat, Yadi Azhar, mengatakan pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail setelah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SMPN 2 Ngamprah.

Baca Juga:Akses Sekolah Terhambat Waduk, DPRD KBB Dorong Penyeberangan AmanMenyeberangi Saguling Demi Sekolah

“Hari ini kami memanggil dua orang pengelola dana BOS untuk dimintai keterangan terkait pengelolaan anggaran selama tiga tahun, yakni 2024, 2025 dan 2026,” kata Yadi saat dikonfirmasi, Rabu (2/9/2026).

Ia mengatakan pemeriksaan nantinya tidak hanya berhenti pada pengelola dana BOS. Inspektorat juga akan meminta keterangan dari pengawas sekolah setelah proses klarifikasi terhadap pengelola anggaran selesai.

“Setelah pengelola BOS, pengawas sekolah juga akan dipanggil untuk memberikan keterangan,” ujarnya.

Menurut Yadi, penelusuran dilakukan untuk melihat kesesuaian antara penggunaan anggaran dengan kebutuhan dan kondisi sekolah. Terlebih, pemeriksaan tersebut berlangsung setelah muncul sejumlah fasilitas SMPN 2 Ngamprah yang mengalami kerusakan.

Sementara terkait Kepala SMPN 2 Ngamprah, Agus Samsu Permana, Yadi menyebut pemeriksaan awal telah dilakukan oleh tim Inspektorat Pembantu Khusus (Irbansus).

“Untuk kepala sekolah, beberapa hari lalu sudah didatangi tim Irbansus,” katanya.

“Hasil pemeriksaan nantinya akan menjadi bahan bagi kamu untuk mengetahui secara utuh pengelolaan dana BOS di SMPN 2 Ngamprah, termasuk penggunaannya untuk kebutuhan pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah,” sambungnya.

Baca Juga:Hari Indonesia Menabung 2026, BRI BO Sukabumi – OJK Kolaborasi Gelar Edukasi Literasi Keuangan di SekolahDisdik Cimahi Evaluasi Polemik Seragam Sekolah, 7 SMP Negeri Belum Sosialisasi

Yadi menambahkan, pihaknya kini masih mengumpulkan keterangan dan dokumen dari pihak-pihak terkait. Hasil penelusuran nantinya diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai pengelolaan dana BOS sekaligus menjawab persoalan yang muncul terkait kondisi fasilitas sekolah.

“Yang kami lakukan sekarang mengumpulkan keterangan dan dokumen terlebih dahulu. Dari situ nanti akan terlihat bagaimana pengelolaan dan penggunaan dana BOS selama tiga tahun tersebut,” pungkas Yadi.

Sekedar diketahui, SMPN 2 Ngamprah diketahui menerima dana BOS lebih dari Rp1 miliar setiap tahun, dengan besaran yang disesuaikan berdasarkan jumlah peserta didik.

0 Komentar