DPRD KBB Minta Pemkab Gerak Cepat Bantu Petani yang Terdampak Kemarau

Keterbatasan pasokan air mulai dirasakan petani di Kabupaten Bandung Barat. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
Keterbatasan pasokan air mulai dirasakan petani di Kabupaten Bandung Barat. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

Ia menegaskan, persoalan air tidak boleh hanya ditangani ketika musim kemarau telah menyebabkan lahan pertanian mengalami kerusakan. Perencanaan dan pembangunan infrastruktur pengairan harus dilakukan secara berkelanjutan agar petani memiliki kepastian dalam mengelola lahan.

“Petani adalah ujung tombak ketahanan pangan. Jangan sampai setiap musim kemarau mereka kembali menghadapi persoalan yang sama tanpa solusi yang jelas,” kata Mahdi.

Mahdi menambahkan, DPRD KBB juga berencana turun langsung ke lapangan pada pekan ini untuk melihat kondisi wilayah pertanian yang terdampak kemarau sekaligus melakukan pendataan.

Baca Juga:Mahasiswa POLSUB Ciptakan Kopi Robusta Rendah Kafein dari Limbah Kulit dan Bonggol NanasJenguk Wartawan yang Terbaring Sakit, Kapolres Tasikmalaya Bawa Pesan Kepedulian

Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran konkret mengenai kebutuhan petani sehingga bantuan dan kebijakan yang diberikan pemerintah benar-benar tepat sasaran.

“Kami akan turun langsung ke lapangan minggu ini untuk memastikan kondisi petani dan mendata kebutuhan mereka. Hasilnya akan menjadi bahan bagi DPRD untuk mendorong langkah penanganan yang tepat,” pungkasnya. (Wit)

0 Komentar