Hujan Deras Disertai Angin Kencang di Bandung, Reklame Jalan Ibrahim Adjie Patah Nyaris Timpa Bangunan

Hujan Deras Disertai Angin Kencang di Bandung, Reklame Jalan Ibrahim Adjie Patah Nyaris Timpa Bangunan
Reklame patah nyaris timpa bangunan, sementara pohon tumbang menghambat jalan usai diterjang hujan dan angin kencang di Jalan Ibrahim Adjie, Senin 31 Agustus 2026 (Doc. Istimewa)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah Kota Bandung, Senin, 31 Agustus 2026 sore. Cuaca ekstrem di Bandung tersebut memicu sejumlah kejadian.

Salah satunya terjadi di Jalan Ibrahim Adjie, Kecamatan Batununggal, ketika sebuah reklame patah dan nyaris menimpa bangunan di sekitarnya.

Warga yang berada di lokasi sempat dibuat panik. Rizky (32), salah seorang warga, mengaku melihat langsung momen ketika reklame tersebut patah saat hujan dan angin kencang melanda kawasan tersebut.

Baca Juga:El Nino 2026 Kuat, BMKG Ungkap 86,62 Persen Wilayah Indonesia Minim HujanPerdana Digelar di Kota Hujan, 'Helaran Pajajaran' Bakal Jadi Tradisi Baru dalam Peringatan HUT Bogor 

“Sekitar jam 4-an, pokoknya saya lagi jalan mau pulang. Lagi berteduh dekat warung di situ. Enggak lama ada suara kayak retakan gitu,” ujar Rizky, Selasa (1/9/2026).

Menurut Rizky, suara retakan itu langsung membuat warga di sekitar lokasi bereaksi. Beberapa orang bahkan berteriak memperingatkan bahwa papan reklame telah patah.

Mendengar teriakan tersebut, Rizky spontan menjauh dari lokasi untuk mencari tempat yang lebih aman.

“Warga ada yang teriak. Saya sontak kaget dan langsung melarikan diri, berlindung di tempat yang agak jauhan,” tuturnya.

Insiden reklame patah di Jalan Ibrahim Adjie itu membuat Rizky syok. Pasalnya, posisi reklame yang patah mengarah ke bangunan sekitar, sehingga dikhawatirkan menimbulkan kerusakan atau bahkan korban.

“Syok banget, sumpah. Soalnya itu hampir nimpa ke bangunan di sekitarnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Batununggal Iptu Ahmad Rifai membenarkan adanya insiden reklame patah akibat angin kencang di wilayah tersebut. Namun, ia memastikan reklame itu belum sampai menyentuh tanah.

“Betul, tapi belum sampai menyentuh tanah,” kata Ahmad.

Baca Juga:Musim Kemarau di Jabar Belum Merata, BMKG Catat 20 ZOM Masih Diguyur HujanLangganan Banjir Saat Hujan Deras, Pemkot Bogor Normalisasi Drainase di Jalan Padi

Dugaan sementara, sambung Ahmad, tiang penyangga reklame patah karena tidak mampu menahan hembusan angin kencang. Kondisi tiang yang terlihat berkarat juga menjadi salah satu hal yang tampak dari foto yang beredar setelah kejadian.

Reklame tersebut kemudian jatuh mengarah ke bangunan. Beruntung, kabel yang membentang di atas bangunan menahan reklame sehingga tidak langsung menghantam bangunan di bawahnya.

Dalam insiden cuaca ekstrem di Bandung tersebut, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

“Tidak ada korban jiwa,” cetus Ahmad.

0 Komentar