Dari Lembang ke Riyadh, Kopi Arabika KBB Tembus Pasar Timur Tengah

Dari Lembang ke Riyadh, Kopi Arabika KBB Tembus Pasar Timur Tengah
Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail saat melihat proses pembuatan kopi fermentasi nanas asal Lembang di Gedung Bupati KBB. Sabtu (29/8). Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

Karena itu, pihaknya menargetkan kapasitas produksi dapat ditingkatkan dua hingga tiga kali lipat. Jika target tersebut terealisasi, kebutuhan bahan baku kopi diperkirakan dapat menembus lebih dari 100 ton.

Sementara itu, B2B Specialist Tonas Kopi, Adil Wijayakusumah, menyebut keberhasilan ekspor tersebut merupakan buah dari proses panjang yang dilakukan selama sekitar tiga tahun.

Menurutnya, CV Arjuna Pandawa Lilima harus melalui berbagai tahapan untuk memenuhi persyaratan ekspor sebelum akhirnya mampu mengirim komoditas kopi Lembang langsung ke pasar internasional.

Baca Juga:Polisi Vs Wartawan di Lapangan Lodaya Sakti Cisayong, Dari Adu Skill hingga Berbagi TawaSimpel dan Ikonik ala Tenxi, Intip Gaya dan Barang Favoritnya di Shopee 9.9 Super Shopping Day

“Kami berproses sekitar tiga tahun untuk memenuhi syarat ekspor. Tentu tidak mudah, tetapi ini menjadi titik awal kopi petani di Lembang untuk menembus pasar internasional,” tandasnya. (Wit)

0 Komentar