“Peresmian hangar ini menunjukkan bahwa Kabupaten Tangerang memiliki potensi besar sebagai pusat pertumbuhan industri penerbangan dan dirgantara. Kehadirannya akan memperkuat kapasitas industri sekaligus meningkatkan daya tarik investasi di daerah,” ujarnya.
Ia juga menilai fasilitas tersebut berpotensi membuka peluang ekonomi baru, mulai dari penciptaan lapangan kerja, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, hingga tumbuhnya berbagai usaha pendukung di sekitar kawasan.
Pemerintah Kabupaten Tangerang, lanjut Maesyal, mendukung setiap bentuk investasi dan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia berharap AVA terus mengedepankan kualitas layanan, keselamatan penerbangan, serta membuka ruang yang lebih luas bagi tenaga kerja lokal untuk berkembang.
Baca Juga:Bukan Sekadar Kulit Kering, Mustela Ajak Keluarga Lebih Paham Dermatitis AtopicJangkauan Program Makin Luas, Rumah Yatim Catat 453.558 Penerima Manfaat pada Semester I 2026
Lebih jauh, Maesyal menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan para pemangku kepentingan lainnya agar pertumbuhan industri dirgantara dapat memberikan dampak yang berkelanjutan.
“Kami ingin setiap investasi yang hadir tidak hanya memberikan manfaat bagi perusahaan, tetapi juga menciptakan nilai tambah bagi masyarakat dan pembangunan daerah secara keseluruhan,” tegasnya.
Peresmian hangar AVA turut dihadiri jajaran pimpinan perusahaan, perwakilan Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU), Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan, AirNav Indonesia, Pemerintah Kabupaten Tangerang, serta civitas akademika PPI Curug.
Melalui fasilitas baru ini, AVA berharap dapat berkontribusi lebih besar dalam mendukung pertumbuhan industri penerbangan nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pengembangan layanan dirgantara di kawasan.
