Apa Itu Gerhana Bulan Sebagian?
Gerhana Bulan Sebagian terjadi ketika sebagian piringan Bulan memasuki bayangan umbra Bumi.
Dalam kondisi tersebut, hanya sebagian permukaan Bulan yang terkena bayangan inti Bumi, sementara bagian lainnya masih berada di luar umbra.
Peristiwa ini berbeda dengan Gerhana Bulan Total, ketika seluruh piringan Bulan memasuki umbra Bumi.
Sebelum memasuki fase sebagian, Bulan terlebih dahulu melewati bayangan penumbra.
Baca Juga:Viral Nasabah Gunting Kartu ATM Bank Mandiri, Imbas Pemblokiran Rekening Aktivis PatiEl Nino 2026 Kuat, BMKG Ungkap 86,62 Persen Wilayah Indonesia Minim Hujan
Setelah keluar dari umbra, Bulan kemudian menyelesaikan seluruh rangkaian gerhana ketika meninggalkan penumbra.
Cara Menyaksikan Gerhana Bulan 28 Agustus 2026
Meskipun tidak dapat dilihat langsung dari Indonesia, masyarakat yang penasaran dengan fenomena Gerhana Bulan 28 Agustus 2026 masih dapat mengikuti prosesnya melalui siaran langsung kanal resmi NASA.
Secara umum, pengamatan Gerhana Bulan aman dilakukan dengan mata telanjang.
Tidak seperti Gerhana Matahari, pengamatan Bulan yang mengalami gerhana tidak memerlukan kacamata khusus untuk melindungi mata.
Namun, untuk Gerhana Bulan Sebagian 28 Agustus 2026, persoalannya bukan pada keamanan pengamatan, melainkan posisi Bulan yang berada di bawah ufuk dari wilayah Indonesia.
Gerhana Bulan Sebagian akan berlangsung pada 28 Agustus 2026, dengan puncak fenomena terjadi pada 11.14.04 WIB.
Sayangnya, masyarakat Indonesia tidak dapat menyaksikan fenomena tersebut secara langsung karena wilayah Indonesia berada di luar area visibilitas gerhana.
Meski begitu, masyarakat tetap dapat mengikuti fenomena astronomis tersebut melalui siaran langsung dari kanal resmi NASA.
