Polisi juga berkoordinasi dengan pemilik anjing dan pengurus RW di kawasan perumahan. Pemilik anjing disebut kooperatif dalam penanganan kejadian tersebut.
Asep mengatakan, saat polisi masih berada di perumahan untuk mencari informasi terkait kejadian, pemilik anjing sudah berada di rumah sakit untuk membantu korban.
“Dan kemarin pun kami dengan pemilik anjingnya, dan kebetulan kooperatif datang ke Polsek. Pada saat kami masih di perumahan untuk mencari informasi, si pemilik anjing sudah ke rumah sakit untuk membantu korban yang ada di rumah sakit,” ujarnya.
Baca Juga:Bocah Tewas Diserang Anjing Pemburu, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Desak Perburuan Liar DitertibkanPasca Tewasnya Bocah di Jasinga, Polres Bogor Gandeng Tim K9 Buru Anjing Pemburu yang Masih Berkeliaran
Selain itu, polisi bersama pengurus RW perumahan telah membuat kesepakatan agar pemilik tidak lagi merawat anjing tersebut di rumahnya untuk sementara waktu.
“Kemarin kita sepakat dengan pengurus di RW, RW di perumahan tersebut, bahwa anjing ini, si pemilik anjing ini sudah sepakat tidak akan mengurus anjing lagi dan masuk di karantina,” ungkapnya.
Dengan demikian, anjing tersebut kini sudah tidak berada di rumah pemiliknya.
“Sudah tidak ada di sana. Jadi sudah dikarantina dan kemungkinan besar untuk sementara tidak di rumah si Bapak F ini,” kata Asep.
Terkait dugaan kelalaian pemilik, Asep mengatakan anjing tersebut memang sudah diikat sebelum kejadian. Namun, tenaga anjing yang besar diduga membuat ikatannya terlepas.
“Kalau saya lihat, memang si anjing ini memang diikat. Mungkin karena tenaganya besar, yang pada akhirnya si anjing ini jadi lepas, jadi loncat ke pemukiman dan masuk ke pemukiman,” jelasnya.
Di sisi lain, Asep menyebut pemilik anjing sejauh ini bersikap kooperatif dan bertanggung jawab terhadap kondisi korban.
Baca Juga:Pemkab Tasikmalaya Dorong Sinergi Tangani Isu LGBTKebakaran Marak di Musim Kemarau, BPBD Tasikmalaya Ingatkan Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Menurutnya, respons keluarga korban juga masih baik karena pemilik anjing turut membantu penanganan korban di rumah sakit. Bahkan, setelah bertemu di rumah sakit, diketahui keluarga korban dan pemilik anjing masih memiliki hubungan keluarga.
“Sampai saat ini respon keluarga karena memang si pemilik anjing ini maksud saya peduli atau bertanggung jawab seluruhnya, sampai saat ini baik. Dan hubungan mereka baik dan ternyata masih ada hubungan keluarga setelah mereka bertemu tadi di rumah sakit, kemarin di rumah sakit,” tuturnya.
