“Hasil asesmen dan koordinasi Tim Aju selanjutnya akan menjadi dasar dalam penyusunan rencana operasi penyaluran bantuan dari Jawa Barat,” tuturnya.
Teten menambahkan, langkah tersebut diperlukan untuk memastikan proses distribusi bantuan tidak hanya berlangsung cepat, tetapi juga terkoordinasi dan mampu menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan.
Keterlibatan BPBD Jawa Barat bersama relawan Wanadri dalam Tim Aju menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung operasi kemanusiaan di wilayah terdampak bencana.
Baca Juga:Kemarau Belum Usai, Tagana Terus Pasok Air Bersih untuk Warga TasikmalayaLeuwikeris Disiapkan Jadi Destinasi Agrowisata, Infrastruktur Didorong Beri Nilai Tambah Ekonomi
Pengiriman Tim Aju juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dalam membangun solidaritas kemanusiaan antardaerah. Upaya tersebut sekaligus memastikan bantuan yang dihimpun dari masyarakat Jawa Barat dapat dikelola dan disalurkan secara efektif kepada warga terdampak gempa di NTT.
“BPBD Provinsi Jawa Barat akan terus melakukan koordinasi dan pemantauan perkembangan situasi di wilayah terdampak,” kata Teten.
“Kami juga akan menyampaikan informasi lebih lanjut mengenai pelaksanaan dan distribusi bantuan kemanusiaan dari Jawa Barat,” pungkasnya. (Bas)
