Soroti Penebangan Pohon Imbas Proyek Drainase, DLH Cimahi Hitung Dampak Ekologis

Soroti Penebangan Pohon Imbas Proyek Drainase, DLH Cimahi Hitung Dampak Lingkungan
DLH Cimahi menghitung dampak karbon dari potensi penebangan Sejumlah pohon untuk proyek drainase di Jalan Raden Demang Hardjakusumah. (Foto: Mong/Jabar Ekspres)
0 Komentar

“Ini yang menjadi penting. Saya sudah kasih arahan kalau masih memungkinkan, tanam lagi di daerah sekitar itu yang jenisnya mungkin bisa kita pertimbangkan bukan seperti yang kemarin. Yang kemarin itu gampang tumbang,” ungkapnya.

Pemilihan jenis pohon, kata Chanifah, juga harus memperhatikan karakteristik sistem perakarannya. Hal tersebut penting agar pohon pengganti tidak justru menimbulkan persoalan baru terhadap saluran drainase yang dibangun.

“Jadi, kata Chanifah, akarnya yang mungkin langsung ke bawah drainase karena kita juga tetap butuh paru-paru udara juga di sini, daerah situ.”

Baca Juga:Proyek Drainase Rp1,19 Miliar di Cihanjuang Ancam Puluhan Pohon, DLH Cimahi Soroti Dampak KarbonProyek Drainase di Cimahi Berdampak pada Penebangan Sejumlah Pohon, DPUPR: Ganggu Konstruksi

Atas pertimbangan tersebut, DLH bersama pihak terkait akan menyusun kembali desain vegetasi yang dinilai paling sesuai untuk kawasan tersebut. Penanaman kembali di lokasi yang sama menjadi prioritas sebelum pemerintah mempertimbangkan lokasi lain.

“Jadi kita akan melakukan mendesain kembali kira-kira pohon apa yang pas dan dioptimalkan di lokasi yang sama. Kecuali nanti kalau memang tidak memungkinkan, baru kita cari tempat yang lain,” bebernya.

Saat ditanya mengenai kriteria pohon yang dapat ditebang, Chanifah menegaskan bahwa penentuannya berkaitan langsung dengan jalur pembangunan drainase. /

“Karena kena drainase makanya ini yang dihitung. Jadi drainase itu akan kena berapa pohon. Dan juga nanti misalnya tinggal separuh akarnya, apakah kuat tetap ada di sana,” ucap Chanifah.

Pemerintah masih menghitung pohon mana saja yang benar-benar terdampak konstruksi, termasuk memastikan kondisi akar setelah pekerjaan dilakukan.

“Nah, ini yang sekarang baru dihitung kembali oleh teman-teman di PU. Gitu. Nah, cuma nanti setelah itu, karena kemarin dengan DPMPTSP sudah dirapatkan,” lanjutnya.

Chanifah menambahkan, pelaksanaan penanganan pohon nantinya akan melibatkan pihak ketiga. Meski demikian, DLH tetap memiliki kewenangan dalam menentukan jumlah pohon pengganti, lokasi penanaman, serta jenis tanaman yang dinilai paling sesuai.

Baca Juga:Pohon di Jalan Raden Demang Hardjakusumah Cimahi Berpotensi Dipangkas untuk Proyek DrainaseDPUPR Cimahi Kucurkan Rp9 Miliar untuk Perbaikan Drainase di 15 Ruas Jalan

“Lebih lanjut, mereka juga nanti kan ada pihak ketiga yang melakukan itu. Tapi kalau kami mengatur harus diganti berapa dan di mana tempatnya, pohon apa sebaiknya yang harus ditanam.”

Pemerintah, kata Chanifah, akan terlebih dahulu mengoptimalkan penanaman kembali di sekitar Jalan Raden Demang Hardjakusumah. Lokasi lain baru akan dipertimbangkan apabila kondisi di lapangan tidak memungkinkan.

0 Komentar