11.662 KK Terdigitalisasi dalam 24 Jam, MenPANRB Optimistis Sumedang Jadi Pemimpin Perlinsos

11.662 KK Terdigitalisasi dalam 24 Jam, MenPANRB Optimistis Sumedang Jadi Pemimpin Perlinsos
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini (tengah) didampingi Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir (kiri) membahas digitalisasi data perlindungan sosial (Perlinsos). (Yanuar Baswata/Jabar Ekspres)
0 Komentar

Menurut Bupati, digitalisasi data Perlinsos sangat penting karena data yang akurat dan diperbarui secara cepat menjadi dasar bagi pemerintah dalam mengambil keputusan dan memastikan bantuan sosial diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Kita ingin memastikan tidak ada masyarakat yang berhak tetapi tidak mendapatkan pelayanan, dan tidak ada pula bantuan yang salah sasaran. Karena itu, data harus terus diperbarui, diverifikasi dan diintegrasikan,” paparnya.

Dony menegaskan, dalam hal ini Pemkab Sumedang akan terus memperkuat sistem digital Perlinsos sekaligus mempertahankan pendekatan personal melalui agen dan aparatur di lapangan.

Baca Juga:Jasad Aam Amelia Ditemukan di Sumur Tua Tanjungjaya-Tasikmalaya, Evakuasi Sempat Tertahan Ular KobraAntisipasi Ancaman Karhutla di Musim Kemarau, Polres Tasikmalaya Siagakan Pasukan Gabungan

“Prinsip kami sederhana, data harus cepat, akurat dan terintegrasi, tetapi pelayanan tetap harus manusiawi,” tegasnya.

“Masyarakat yang sudah siap menggunakan layanan digital kita berikan kemudahan secara mandiri, sementara masyarakat yang membutuhkan pendampingan akan tetap kita datangi dan layani secara langsung,” lanjut Dony.

Bupati berharap, capaian tersebut menjadi momentum untuk memperkuat integrasi layanan digital di berbagai sektor pemerintahan.

“Ke depan kita ingin kecepatan digitalisasi ini tidak hanya terjadi pada Perlinsos, tetapi juga pada seluruh pelayanan publik,” imbuh Dony.

“Ukuran keberhasilan digitalisasi bukan banyaknya aplikasi yang kita miliki, melainkan seberapa besar teknologi mampu membuat masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih cepat, mudah, tepat dan transparan,” pungkasnya. (Bas)

0 Komentar