RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya Raih Penghargaan Internasional, Layanan Stroke Akut Sabet Status Platinum Dunia

RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya Raih Penghargaan Internasional, Layanan Stroke Akut Sabet Status Platinum Dunia
Piagam Penghargaan atas raihan WSO Angels Awards Kuartal II (Q2) 2026 dengan Status Platinum dari World Stroke Organization (WSO). Foto : Istimewa/RSUD KHZ. Musthafa
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya. Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya itu berhasil meraih WSO Angels Awards Kuartal II (Q2) 2026 dengan Status Platinum dari World Stroke Organization (WSO), sebuah penghargaan bergengsi tingkat internasional atas kualitas pelayanan penanganan stroke akut.

Penghargaan tersebut diraih hanya dalam waktu sekitar dua bulan sejak layanan stroke akut berbasis trombolisis dan sistem Code Stroke dioperasikan. Capaian ini sekaligus menempatkan RSUD KHZ Musthafa sebagai salah satu rumah sakit yang memenuhi standar pelayanan stroke akut berkelas dunia.

Direktur RSUD KHZ Musthafa, dr. Eli Hendalia, melalui keterangan tertulis, Selasa (4/8/2026), mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh tenaga kesehatan dalam membangun sistem pelayanan stroke yang cepat, tepat, dan sesuai standar internasional.

Baca Juga:Eks TPA Cinangsi Tasikmalaya Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api hingga Pagi HariInvestor Global Apresiasi Reformasi Pasar Modal Indonesia, OJK Tegaskan Komitmen Perkuat Integritas

“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa rumah sakit daerah mampu memberikan pelayanan kesehatan berkualitas internasional. Ini adalah motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan tersebut ditopang oleh penerapan layanan trombolisis, yakni terapi untuk melarutkan sumbatan pembuluh darah pada pasien stroke infark sehingga aliran darah ke otak dapat kembali normal.

Hingga saat ini, RSUD KHZ Musthafa telah berhasil menangani tiga pasien stroke menggunakan metode trombolisis dengan hasil pemulihan yang sangat baik. Sebelumnya, rumah sakit ini sukses menyelamatkan dua pasien stroke infark melalui tindakan tersebut.

“Penanganan stroke harus dilakukan secepat mungkin. Dengan trombolisis, sumbatan pembuluh darah bisa dihancurkan sehingga aliran darah kembali normal. Peluang kesembuhan pasien akan jauh lebih besar jika ditangani dalam waktu kurang dari beberapa jam sejak gejala muncul,” kata dr. Eli.

Ia menjelaskan, RSUD KHZ Musthafa merupakan rumah sakit pertama di Priangan Timur yang membuka layanan trombolisis sebagai bagian dari pelayanan stroke akut. Layanan itu didukung sistem Code Stroke, yang melibatkan koordinasi terpadu antara dokter spesialis saraf, dokter bedah saraf, dokter IGD, perawat, laboratorium, radiologi, hingga farmasi.

Dalam sistem tersebut, pasien yang datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) akan menjalani identifikasi awal dalam waktu kurang dari 10 menit, kemudian segera dilakukan pemeriksaan CT Scan untuk memastikan adanya sumbatan di otak. Setelah diagnosis ditegakkan, pasien langsung mendapatkan terapi trombolisis di ruang Stroke Corner sesuai indikasi medis.

0 Komentar