JABAR EKSPRES – Sebanyak 1.204 Praja Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII Tahun Akademik 2025/2026, dilantik langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Pelantikan tersebut, diselenggarakan di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat pada Rabu (29/7/2026) pagi.
Pantauan Jabar Ekspres, ribuan orangtua dan keluarga para lulusan IPDN hadir menyaksikan pelantikan. Kedatangan Presiden menjadi momentum yang cukup dinantikan para tamu undangan.
Baca Juga:Badai Lumpuhkan Listrik Chicago, Micah Puji Semangat Anak-Anak DBL All-Star Tiga Jam Berlatih Dalam GelapBI Perkuat Strategi Stabilitas Rupiah, Jaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi
Sekira pukul 8.30 WIB, di hadapan 1.204 lulusan IPDN Prabowo membacakan sumpah dan janji yang menandai pelantikan, yang kemudian diikuti oleh para praja.
Presiden mengingatkan bahwa praja yang dilantik merupakan pelayan rakyat, yang harus melindungi dan mengayomi masyarakat Indonesia dengan sebaik-baiknya.
“Rakyat kita tidak membutuhkan birokrasi berbelit. Rakyat tidak perlu pemimpin yang tidak bekerja dengan baik,” katanya di lokasi.
Menurut Prabowo, masyarakat membutuhkan dan menuntut aparatur yang bekerja jujur, disiplin, bersih, tidak korupsi, berani mengambil keputusan dan selalu hadir ketika rakyat membutuhkan.
“Saudara-saudara menjadi cermin apakah negara hadir, apakah negara kita tertib, apakah negara kita membanggakan atau tidak, apakah negara kita terhormat atau tidak,” bebernya.
Prabowo menambahkan, dalam hal ini rakyatlah yang akan merasakan, apakah negara selalu hadir dan peduli dengan masyarakat atau tidak.
Presiden kemudian mengingatkan, seberapa beratnya tugas dan tanggungjawab pamong praja sebagai pelayan rakyat.
Baca Juga:Tarif Nol Persen Buka Peluang Baru, Ekspor Tuna Olahan Indonesia ke Jepang Berpotensi MelonjakPemkab Tasikmalaya Siap Bawa Batik Sukpura Go Internasional
“Dari keputusan-keputusan saudara, rakyat akan menilai apakah negara layak dipercaya atau tidak,” ujar Prabowo.
“Itu beratnya tugas dan tanggng jawab seorang pamong paraja,” tambahnya.
Prabowo juga menerangkan, setelah dilantik dan bekerja sebagai pelayan masyarakat, para praja diminta supaya bekerja dengan sebaik-baiknya, sehingga rakyat semakin percaya dan makin cinta kepada negaranya.
“Jika berkhianat kepada rakyat, maka rusak juga kepercayaan rakyat kepada negara,” terangnya.
Mengakhiri pidatonya, Prabowo berpesan agar para praja selalu membuat orangtua selalu bangga dan rakyat Indonesia bangga dengan pamong prajanya.
“Selamat bertugas. Selamat mengabdi kepada bangsa dan negara. Selamat berjuang,” imbuhnya.
“Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberi kekuatan, petunjuk dan perlindungan di manapun kalian bertugas. Indonesia menanti pengabdianmu,” pungkas Presiden Prabowo. (Bas)
