Kejari Dalami Dana Hibah Rp2,1 Miliar KNPI Kabupaten Bogor

Kejari Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana Hibah KNPI Kabupaten Bogor
Kejari Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana Hibah KNPI Kabupaten Bogor. Foto Net
0 Komentar

Polemik hibah KNPI mencuat setelah Pemerintah Kabupaten Bogor mencairkan anggaran hibah sebesar Rp2,1 miliar ketika organisasi tersebut masih mengalami konflik kepengurusan.

Saat ini, sedikitnya terdapat tiga kubu yang sama-sama mengklaim sebagai pengurus sah DPD KNPI Kabupaten Bogor, yakni kubu Wahyudi Chaniago, Fahrizan, dan Kidran Arsya Nugraha.

Berdasarkan informasi yang beredar, dana hibah tersebut dicairkan kepada salah satu kubu yang tengah bersengketa.

Baca Juga:Perta Arun Gas Jadikan Indonesia sebagai The Largest Re-Export Loading Market LNG DuniaRAKERDA PAN Subang Dihadiri 500 Kader, Farah Puteri Nahlia: Tak hanya Mengejar Suara, Tapi Memperbesar Manfaat

Menanggapi polemik tersebut, Bupati Bogor Rudy Susmanto menjelaskan pencairan hibah dilakukan berdasarkan tahapan administrasi dan diberikan kepada kepengurusan yang lebih dahulu terdaftar di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

“Poin pentingnya adalah satu, pada saat kita masuk terlalu jauh ke ranah tersebut, jangan sampai organisasi kepemudaan akhirnya tidak berjalan, tidak bergerak di Kabupaten Bogor,” kata Rudy.

Ia memastikan seluruh proses pencairan anggaran telah melalui mekanisme administrasi yang berlaku karena menyangkut penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Pada saat kami melakukan tahapan-tahapan administratif yang menyangkut keuangan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah, tentu tahapan-tahapan administrasinya harus ditempuh,” ujarnya.

Meski demikian, Rudy menegaskan Pemerintah Kabupaten Bogor tetap menghormati dinamika internal organisasi kepemudaan.

“Yang namanya sebuah organisasi, kita harus menghormati dinamika organisasi apa pun yang ada di Kabupaten Bogor,” tegasnya.

Ia berharap seluruh organisasi kepemudaan tetap aktif dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Baca Juga:Golkar Cianjur Komitmen Kawal Pelaksanaan Tatib dan Tata Beracara Baru DPRDKasus Kekerasan Anak di Tasikmalaya Masih Tinggi, Mayoritas Pelaku Orang Terdekat Korban

“Bogor butuh pemuda-pemuda hebat dan Bogor banyak pemuda-pemuda hebat yang bisa membangun Kabupaten Bogor ke depan bersama-sama dengan Pemerintah Kabupaten Bogor,” pungkasnya.

Laman:

1 2
0 Komentar