JABAR EKSPRES – Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, kini dilaporkan telah mencapai 95 persen.
Hal ini diungkapkan langsung Komandan Lanud Husein Sastranegara Marsma TNI M.D. Irman Fathurrahman, saat ditemui di Kantornya, Kamis, 23 Juli 2026.
“Sampai saat ini, baik dari terminal internasional maupun terminal domestik (Bandara Husein Sastranegara) sudah sekitar 95 persen. Kemudian untuk fasilitas pendukung lainnya seperti parkiran, kemudian lalu lintas, pengaturan lalu lintas, sekitar 98 persen,” katanya.
Baca Juga:Golkar Cianjur Komitmen Kawal Pelaksanaan Tatib dan Tata Beracara Baru DPRDKasus Kekerasan Anak di Tasikmalaya Masih Tinggi, Mayoritas Pelaku Orang Terdekat Korban
Sementara itu, untuk fasilitas penerbangan baik Runway, Taxiway, maupun Runway Light, Irman mengaku saat ini kondisinya telah mencapai 99 persen dan siap untuk digunakan.
“Kemudian kita tinggal menunggu pengecekan nanti dari Kementerian Perhubungan. Apabila pemeriksaan dari Kementerian Perhubungan sudah dilaksanakan, nanti mereka akan mengeluarkan surat yang resmi bahwa Bandara Husein Sastranegara sudah layak digunakan untuk penerbangan domestik, kemudian internasional regional,” ungkapnya.
Sementara itu disinggung sudah berapa banyak maskapai yang kini telah mengajukan untuk penerbangan di Bandara Husein Sastranegara, Imran menyebut bahwa saat ini telah terdapat tujuh
“Sampai sejauh ini total ada sekitar tujuh maskapai, baik reguler maupun yang internasional, kemudian kargo. Mudah-mudahan nanti bisa seluruhnya, apa yang mereka ajukan bisa terealisasi, disetujui oleh Kementerian Perhubungan,” ucapnya.
Maka dari itu, dengan adanya kondisi saat ini, Imran berharap reaktivasi Bandara Husein Sastranegara Kota Bandung yang rencananya akan dibuka pada 17 Agustus nanti dapat terealisasi dengan baik.
“Bandara Husein insyaallah menjadi bandara internasional, yang rencananya akan dibuka secara seremonial tanggal 17 Agustus. Untuk sistem pengamanan seluruhnya kita siapkan, baik dari Avsec (Aviation Security) maupun dari Satpom Lanud Husein Sastranegara maupun dari Sat Intel kita. Semuanya berkolaborasi jadi satu,” Imbuhnyaa
Sementara itu, berdasarkan informasi yang didapat, reaktivasi Bandara Husein Sastranegara yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026 nanti, akan menjadi angin segar bagi sektor pariwisata dan perekonomian khususnya di Kota Bandung.
Baca Juga:Universitas Galuh dan UTHM Malaysia Kolaborasi Digitalisasi Folklor Serumpun Berbasis AIWabup Tasikmalaya: Pemeriksaan BPK Jangan Dipandang untuk Cari-cari Kesalahan
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan berbagai persiapan akan terus dilakukan oleh pihaknya, khususnya pada pembenahan infrastruktur, kebersihan dan estetika kawasan di sekitar bandara
“Persiapan dari sisi Kota Bandung begitu wisatawan keluar dari bandara, mereka harus langsung merasa nyaman melihat Kota Bandung yang bersih dan indah,” ujarnya dikutip, Kamis, (23/7).
