Sebagai informasi, bencana longsor di Kampung Cibenda pada 24 Maret 2024 menimbun lebih dari 30 rumah warga dan menyebabkan delapan orang meninggal dunia. Sementara pergerakan tanah di Kampung Cigombong, Desa Cibedug, yang terjadi pada 19 Februari 2024 memaksa 47 kepala keluarga atau 169 jiwa meninggalkan rumah mereka karena kawasan tersebut dinyatakan tidak lagi layak dihuni.
“Kami berharap proses relokasi dapat berjalan sesuai rencana sehingga warga bisa segera menempati hunian baru dan kembali menjalani kehidupan secara normal dengan rasa aman,” pungkas Nur. (Wit)
