Disnaker Bandung Gelar Pelatihan Kerja untuk 3.500 Warga, Siapkan SDM Hadapi Dunia Kerja Modern

Disnaker Bandung Gelar Pelatihan Kerja untuk 3.500 Warga, Siapkan SDM Hadapi Dunia Kerja Modern
Foto ilustrasi pelatihan kerja di Kota Bandung. (Dimas/JE)
0 Komentar

Pemkot Bandung, lanjut Farhan, akan terus memperkuat berbagai program peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan, sertifikasi kompetensi, perluasan kesempatan kerja, hingga pengembangan ekonomi kreatif dan kewirausahaan sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi Bandung UTAMA (Unggul, Terbuka, Amanah, Maju, dan Agamis).

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana, menjelaskan pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi masyarakat agar lebih mudah memperoleh pekerjaan maupun membangun usaha secara mandiri, sekaligus membantu menekan angka pengangguran di Kota Bandung.

Pelatihan berlangsung selama 10 hari mulai 8 Juli 2026 dengan delapan bidang keahlian, yakni catering, pastry, pastry level 2, barista dasar, digital marketing, tata rias pengantin, tata rias remaja, dan barber.

Baca Juga:Indonesia-Kazakhstan Bentuk Komite Bersama, Buka Peluang Investasi Industri di Kawasan Eurasia5.597 Gerakan Pangan Murah Digelar, Bapanas: Untuk Tekan Inflasi

Menurut Yayan, seluruh jenis pelatihan dipilih berdasarkan kebutuhan pasar kerja serta potensi pengembangan usaha yang dinilai memiliki peluang penyerapan tenaga kerja cukup tinggi.

Ke depan, Disnaker Kota Bandung juga berencana menambah jenis pelatihan yang mengikuti perkembangan teknologi. Salah satunya melalui rencana kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk menghadirkan pelatihan teknisi kendaraan listrik seiring meningkatnya kebutuhan tenaga kerja di sektor tersebut.

Pada pelaksanaan tahun ini, sebanyak 3.500 peserta akan mengikuti pelatihan secara bertahap dalam empat gelombang. Seluruh kegiatan diselenggarakan di berbagai LPK yang tersebar di wilayah Kota Bandung agar mudah diakses masyarakat.

Selama mengikuti pelatihan, peserta memperoleh berbagai fasilitas, antara lain makan dan minum, seminar kit, alat dan bahan praktik, uang transport sebesar Rp50.000 per hari, serta sertifikat yang diterbitkan oleh Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung. (Dam)

0 Komentar